Wagub Maluku Utara Sarbin Sehe Ajak ASN Teladani Kejujuran dan Keadilan Rasulullah saat Peringatan Maulid di Sofifi

Penulis: Yasir  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:11:31 WIB
Wagub Maluku Utara Sarbin Sehe menyampaikan sambutan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula Nuku, Kantor Gubernur, Sofifi, Rabu (26/8/2026).

SOFIFI — Pemerintah Provinsi Maluku Utara menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Aula Nuku, Kantor Gubernur, Rabu (26/8/2026). Acara yang mengusung tema "Dengan Cahaya Maulid Nabi Muhammad SAW Kita Rawat Persaudaraan, Tegakkan Keadilan, Kokohkan Persatuan Guna Mengisi Kemerdekaan Menuju Maluku Utara Adil Makmur" ini dihadiri pimpinan OPD, ASN, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Majelis Taklim Sofifi.

Peringatan sengaja digelar sehari setelah 12 Rabiul Awal yang jatuh pada Selasa (25/8/2026). Pemprov Malut memilih hari berikutnya agar seluruh ASN dapat mengikuti kegiatan secara bersama-sama dan khidmat, mengingat tanggal tersebut ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Nilai-Nilai Rasulullah untuk Pelayanan Publik

Dalam sambutannya, Sarbin menegaskan Maulid Nabi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat keimanan dan semangat pengabdian. Ia secara khusus menyoroti empat nilai utama yang harus diimplementasikan ASN dalam tugas sehari-hari.

"Rasulullah SAW adalah teladan dalam kejujuran, keadilan, dan kasih sayang. Nilai-nilai ini harus kita implementasikan dalam setiap tugas pengabdian, terutama bagi kami di pemerintahan untuk melayani masyarakat Maluku Utara dengan hati," ujar Sarbin.

Wagub berharap peringatan ini mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan semangat ASN memberikan pelayanan terbaik. "Semoga keberkahan Maulid Nabi membawa Maluku Utara menjadi daerah yang damai, sejahtera, dan bermartabat," katanya.

Cinta Nabi Diwujudkan dalam Sikap Jujur dan Adil

Tausiyah dalam acara tersebut disampaikan KH Muhammad Abdullah. Ia mengajak jamaah menjadikan Rasulullah sebagai Uswatun Hasanah atau suri teladan terbaik, termasuk dalam kehidupan keluarga, bermasyarakat, dan bekerja.

Menurutnya, kecintaan kepada Nabi harus dibuktikan melalui perilaku nyata, bukan sekadar pengakuan lisan. "Cinta kepada Nabi dibuktikan dengan sikap jujur di tempat kerja, adil dalam bertindak, dan menebar manfaat di tengah masyarakat," ujarnya.

KH Muhammad Abdullah juga menekankan pentingnya hidup sederhana sebagai bagian dari ajaran Rasulullah. Ia mengingatkan bahwa keteladanan Nabi mencakup seluruh aspek kehidupan, dari interaksi keluarga hingga tanggung jawab profesional.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Maulid Nabi dan Asyrakal oleh Tim Hadrah, menambah kekhidmatan peringatan yang berlangsung di ibu kota provinsi tersebut.

Reporter: Yasir
Sumber: halmaherapost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top