RSUD Chasan Boesoirie Maluku Utara Operasi 2 Pasien Tumor Dasar Otak Lewat Rongga Hidung

Penulis: Fajar  •  Sabtu, 19 September 2026 | 12:01:01 WIB

TERNATE — Tim dokter bedah saraf RSUD dr. H. Chasan Boesoirie Provinsi Maluku Utara memakai kamera khusus untuk mencapai lokasi tumor tanpa membuat sayatan besar di bagian luar kepala. Dua pasien yang menjalani prosedur tersebut kini berada dalam kondisi klinis stabil dan sedang menjalani proses pemulihan.

Pengembangan layanan spesialistik bedah saraf ini dilakukan secara bertahap, mencakup penyiapan tenaga medis, fasilitas, hingga peralatan penunjang. Rumah sakit menyebut keberhasilan dua operasi pada triwulan ini sebagai penanda kesiapan layanan tersebut.

Bagaimana Operasi Tumor Dasar Otak Lewat Rongga Hidung Dilakukan?

Dokter Bedah Saraf RSUD dr. H. Chasan Boesoirie, dr. Dede Frisky Wiyanjana, Sp.BS, menjelaskan teknik minimal invasif ini diterapkan untuk kasus-kasus tertentu pada area dasar otak.

"Pada kasus yang sesuai, operasi dapat dilakukan melalui rongga hidung untuk mencapai lokasi tumor tanpa perlu membuka bagian luar kepala secara luas. Teknik ini menggunakan kamera khusus yang membantu dokter melihat area operasi secara langsung," ujar dr. Dede.

Dengan pendekatan tersebut, tim dokter bisa melihat area operasi secara langsung melalui rongga hidung. Sayatan besar di bagian luar kepala pun tidak diperlukan pada kasus yang memenuhi kriteria.

Tidak Semua Tumor Dasar Otak Bisa Ditangani dengan Metode Ini

Dede menegaskan pemilihan metode operasi tidak dilakukan sembarangan. Penentuan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan pertimbangan medis.

"Penentuan metode operasi dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan pertimbangan medis, termasuk lokasi, ukuran, serta karakteristik tumor dan kondisi pasien," jelasnya.

Artinya, tidak setiap pasien tumor dasar otak bisa langsung ditangani lewat rongga hidung. Kondisi masing-masing pasien menjadi penentu utama apakah prosedur minimal invasif itu layak dijalankan.

Layanan Rujukan Maluku Utara Diperkuat Bertahap

Direktur RSUD dr. H. Chasan Boesoirie, dr. Rosita Alkatiri, M.Kes, menyampaikan peningkatan kapasitas layanan rujukan di Maluku Utara mengutamakan aspek keselamatan dan kebutuhan medis pasien.

"Pengembangan layanan spesialistik dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan rumah sakit. Yang utama adalah memastikan pelayanan diberikan berdasarkan kebutuhan dan kondisi medis setiap pasien," kata dr. Rosita.

Manajemen rumah sakit berharap layanan ini menjadi alternatif penanganan medis bagi warga Maluku Utara. Pasien dengan kondisi yang sesuai tidak harus dirujuk ke luar daerah.

Reporter: Fajar
Sumber: tandaseru.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top