Netflix Perjuangkan Jeon Do-yeon di Oscar 2026 Lewat Possible Love

Penulis: Fajar  •  Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:01:31 WIB
Jeon Do-yeon didorong masuk nominasi Best Actress Oscar 2026 lewat film "Possible Love".

MALUKU UTARA — Netflix menyiapkan kampanye besar untuk film Korea "Possible Love" karya sutradara Lee Chang-dong di musim penghargaan Oscar 2026. Film ini sudah meraih Grand Jury Prize di Festival Film Venesia dan menempati posisi kedua untuk penghargaan penonton internasional di Toronto International Film Festival. Jeon Do-yeon didorong masuk nominasi Best Actress, kategori yang dinilai paling terbuka musim ini.

Netflix menargetkan lebih dari sekadar kategori Film Internasional Terbaik untuk "Possible Love". Raksasa streaming itu menyiapkan strategi lintas kategori, mulai dari Best Picture, Best Director, hingga Best Original Screenplay untuk Lee Chang-dong dan Oh Jung-mi.

Langkah ini menandai upaya serius Netflix mengulang jejak "Parasite" yang mencetak sejarah sebagai film non-bahasa Inggris pertama peraih Best Picture pada 2020. Tujuh musim penghargaan berlalu, belum ada film Korea lain yang benar-benar mendekati pencapaian itu.

Rekam Jejak Festival dan Respons Kritikus

"Possible Love" merupakan film pertama Lee Chang-dong dalam delapan tahun terakhir. Sejak tayang perdana di Venesia, film ini langsung mengumpulkan sederet pencapaian bergengsi.

Selain Grand Jury Prize di Venesia, film ini meraih posisi kedua untuk People's Choice Award kategori internasional di Toronto International Film Festival. Skor kritikus juga nyaris sempurna: 100 persen di Rotten Tomatoes dan 93 di MetaCritic.

Korea Selatan sudah resmi memilih "Possible Love" sebagai wakil negara di kategori Best International Feature sejak Agustus. Keputusan itu memperkuat posisi film ini sebagai salah satu kandidat terkuat musim ini.

Jeon Do-yeon Jadi Prioritas Utama

Netflix menilai peluang terbesar justru ada di kategori akting. Perusahaan memutuskan melobi keras agar Jeon Do-yeon masuk nominasi Best Actress lewat perannya sebagai Mi-ok.

Dalam film ini, Jeon berperan sebagai separuh dari pasangan kelas pekerja yang didekati secara oportunistis oleh pasangan kaya. Aktris 53 tahun itu bukan nama baru bagi Lee Chang-dong, keduanya pernah bekerja sama di "Secret Sunshine" (2007).

Berkat film itu, Jeon menjadi aktris Korea pertama yang memenangi Best Actress di Festival Film Cannes. Kini ia dikenal sebagai salah satu bintang terbesar Korea Selatan.

Strategi Empat Aktor di Kategori Berbeda

Berbeda dari pendekatan untuk film non-bahasa Inggris lain seperti "La Bola Negra" yang seluruh pemainnya didorong di kategori pendukung, Netflix memecah promosi "Possible Love" ke empat kategori akting terpisah.

Sul Kyung-Gu, yang memerankan Ho-seok, suami Mi-ok yang mengalami trauma, didorong untuk Best Actor. Cho Yeo-jeong, alumni "Parasite" yang berperan sebagai Ye-ji, perempuan kaya yang ingin mewawancarai Ho-seok untuk dokumenter, masuk kategori Best Supporting Actress.

Sementara Zo In-sung, yang memerankan Sang-woo, suami Ye-ji yang berkarakter playboy, diarahkan ke Best Supporting Actor.

Peluang di Golden Globes dan Actor Awards

Netflix berharap Actor Awards, yang sebelumnya bernama SAG Awards, mengulang dukungan terhadap film Korea. Ajang itu pernah memberi "Parasite" nominasi Best Ensemble yang bersejarah, lalu mengantarkannya menang di kategori sama.

Indikator lain yang dipantau adalah Golden Globes. "Possible Love" diajukan di kategori drama, bukan musikal atau komedi. Keputusan ini membuka peluang lebih besar bagi Jeon karena dua pesaing utama Best Actress Oscar, Julianne Moore lewat "The Debut" dan Inde Navarrette lewat "Obsession", justru berlaga di kategori musikal atau komedi Golden Globes.

Dengan peta persaingan seperti itu, kategori drama Golden Globes dinilai relatif terbuka. Peluang Jeon Do-yeon melaju ke nominasi Oscar pun semakin besar.

Jika berhasil, "Possible Love" bisa menjadi penanda bahwa Academy Awards benar-benar membuka pintu lebih lebar bagi sinema non-bahasa Inggris, bukan sekadar kejadian sekali lewat seperti "Parasite".

Reporter: Fajar
Sumber: hollywoodreporter.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top