IHSG Dibuka Anjlok 1,03% ke 5.211, 357 Saham Terkoreksi

Penulis: Yasir  •  Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:34:01 WIB
IHSG dibuka melemah 1,03% ke level 5.211 pada perdagangan Rabu (28/10).

MALUKU UTARA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 54,15 poin atau 1,03% ke level 5.211 pada pembukaan perdagangan Rabu (28/10). Sebanyak 357 saham terkoreksi, sementara hanya 159 saham yang menguat dan 166 stagnan. Koreksi pagi ini terjadi setelah indeks bergerak di rentang 5.188-5.255 sejak sesi dibuka.

Data RTI Business pukul 09.04 WIB menunjukkan IHSG dibuka di level 5.249 sebelum tertekan ke titik terendah 5.188. Kapitalisasi pasar tercatat Rp9.177,320 triliun, dengan volume perdagangan 2,09 miliar saham senilai Rp890,7 miliar dari 105.602 kali transaksi.

Mayoritas sektor bergerak di zona merah. Dari 682 saham yang diperdagangkan, rasio saham turun terhadap saham naik mencapai lebih dari dua banding satu, menandakan tekanan jual mendominasi awal sesi.

Tekanan Jual Meluas di Awal Sesi

Pelemahan pagi ini memperpanjang tekanan yang sudah terlihat sejak beberapa sesi terakhir. Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menilai IHSG mengalami koreksi lebih dalam setelah menembus level 5.320 dan kini mendekati support 5.185.

"Fase retest diperkirakan telah dimulai, sehingga koreksi ke area 5.000-5.100 masih tergolong normal. Namun, jika IHSG menembus ke bawah 4.972, perlu diwaspadai potensi pelemahan lebih lanjut," ujar Ivan dalam risetnya.

Ivan memproyeksikan IHSG bergerak di level support 5.185, 4.972, dan 4.767, dengan resistance di 5.561, 5.716, dan 5.936 pada perdagangan hari ini.

MNC Sekuritas: Koreksi Terbatas, Peluang Penguatan Masih Terbuka

Pandangan berbeda datang dari Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana. Menurutnya, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan setelah mengalami koreksi terbatas dalam jangka pendek.

"Dalam skenario terbaik, IHSG berada pada wave (iv) dari wave [v], dengan potensi koreksi ke 5.116-5.180 sebelum kembali menguat menuju 5.456-5.564," ujar Herditya dalam riset hariannya.

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.185 dan 4.915, dengan resistance 5.460 dan 5.563.

Level Kunci yang Perlu Dicermati Investor

Dua analis sepakat menempatkan area 5.185 sebagai support terdekat yang wajib dipertahankan. Jika level itu jebol, perhatian pasar berpindah ke 4.972 sebagai garis pertahanan berikutnya.

  • Support terdekat: 5.185
  • Support kritis: 4.972 — penembusan ke bawah level ini membuka risiko pelemahan lebih dalam
  • Resistance awal: 5.460-5.561
  • Target penguatan (skenario MNC): 5.456-5.564

Bagi investor jangka pendek, kisaran 5.000-5.100 disebut Ivan masih tergolong area koreksi normal selama indeks bertahan di atas 4.972. Sebaliknya, pemegang saham dengan horizon lebih panjang perlu mencermati apakah volume jual pagi ini berlanjut hingga sesi penutupan.

Nilai transaksi Rp890,7 miliar pada satu jam pertama tergolong moderat, belum menunjukkan panic selling. Namun rasio saham merah yang mencapai 357 berbanding 159 saham hijau menandakan tekanan bersifat menyebar, bukan terpusat di satu sektor.

Reporter: Yasir
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top