PULAU TALIABU — Sekretaris Daerah Pulau Taliabu Dr. Yosar Kardiat menemui Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kemendes PDT P. Nugroho beserta tenaga ahli direktur jenderal dan Kepala Badan Pengembangan Informasi. Pertemuan konsultasi berlangsung di Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Agenda utama pertemuan adalah menyelaraskan program pembangunan desa dengan potensi dan kebutuhan daerah. Pemkab Pulau Taliabu ingin memastikan dukungan pusat menyasar sektor yang paling relevan bagi warga kepulauan.
Lima Peluang Program yang Dibahas di Jakarta
Ada sejumlah peluang program strategis yang masuk pembahasan. Fokusnya tersebar dari penguatan kelembagaan ekonomi desa sampai sektor kelautan.
- Penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai motor ekonomi kampung.
- Pengembangan desa wisata berbasis potensi lokal.
- Keberlanjutan program SEHATI.
- Optimalisasi sektor perikanan tangkap.
- Pengembangan komoditas unggulan tuna, cakalang, dan tongkol.
Mengapa Perikanan Tangkap Jadi Prioritas
Pulau Taliabu punya garis pantai panjang dan laut yang kaya ikan pelagis besar. Tuna, cakalang, dan tongkol disebut sebagai komoditas unggulan dalam pertemuan tersebut.
Optimalisasi sektor ini dinilai bisa mengangkat pendapatan nelayan sekaligus memperkuat ekonomi desa pesisir. Program pusat diharapkan masuk lewat jalur yang tepat, bukan sekadar bantuan seremonial.
BUMDes dan Desa Wisata Jadi Pintu Masuk Ekonomi Kampung
Penguatan BUMDes dibahas sebagai fondasi ekonomi desa. Lewat badan usaha ini, warga bisa mengelola potensi lokal secara kolektif, mulai dari hasil perikanan sampai jasa wisata.
Pengembangan desa wisata melengkapi rencana tersebut. Pemkab ingin ada paket pembangunan yang tidak hanya menambah infrastruktur, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi warga desa.
Program SEHATI Dilanjutkan
Keberlanjutan program SEHATI juga masuk daftar pembahasan. Pemkab Pulau Taliabu ingin memastikan program yang sudah berjalan tidak terputus di tengah jalan.
Sinergi dengan kementerian dinilai penting agar pendanaan dan pendampingan teknis tetap tersedia. Daerah kepulauan seperti Taliabu butuh dukungan logistik dan kapasitas aparatur desa yang memadai.
Apa Kata Sekda Yosar Kardiat
Yosar menyebut koordinasi ini sebagai langkah awal memperluas kolaborasi pemerintah daerah dan pusat. Tujuannya mempercepat pembangunan perdesaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Pulau Taliabu memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, sekaligus membuka ruang kolaborasi untuk mempercepat pembangunan desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mengembangkan potensi ekonomi lokal," ujar Yosar.
Langkah Berikutnya
Hasil konsultasi ini menjadi dasar bagi Pemkab Pulau Taliabu untuk menyusun usulan program yang lebih rinci ke Kemendes PDT. Dukungan pusat diharapkan turun dalam bentuk program yang sesuai kebutuhan desa-desa di kabupaten kepulauan tersebut.