Pencarian

NASA Ungkap Cetak Biru Pembangunan Pangkalan Bulan di Kutub Selatan dalam Tiga Fase

Rabu, 27 Mei 2026 • 17:07:01 WIB
NASA Ungkap Cetak Biru Pembangunan Pangkalan Bulan di Kutub Selatan dalam Tiga Fase
NASA mempublikasikan cetak biru pembangunan pangkalan Bulan di kutub selatan dalam tiga fase.

MALUKU UTARA — Rencana ini menggeser prioritas program Gateway, stasiun orbit Bulan yang semula dirancang sebagai simpul penghubung Bumi-Bulan. Pada awal 2026, NASA memutuskan untuk menyederhanakan strategi dengan memusatkan sumber daya ke permukaan Bulan, mempercepat jadwal Artemis, dan menekan biaya operasional. Setelah berminggu-minggu tanpa pengumuman resmi, badan antariksa tersebut akhirnya mempublikasikan cetak biru barunya.

Dua Puluh Satu Pendaratan dalam Tiga Tahun Pertama

Fase pertama berlangsung dari 2026 hingga 2029. Ini adalah tahap eksplorasi robotik dan eksperimen. NASA dan mitra swasta akan menguji teknologi yang diperlukan untuk misi berawak di masa depan.

Dalam konferensi pers baru-baru ini, NASA mengungkapkan fase ini akan sangat padat: setidaknya 25 misi dan 21 pendaratan di permukaan Bulan. Kendaraan penjelajah, termasuk model berawak untuk mobilitas di masa depan, drone, reaktor permukaan, satelit generasi baru, dan muatan untuk persiapan lahan akan dikirim dalam tiga tahun ke depan.

Uji Coba Blue Moon Mark 1 pada Musim Gugur 2026

Salah satu misi kunci adalah pengujian modul Blue Moon Mark 1 Endurance milik Blue Origin pada musim gugur 2026. Tujuannya untuk mengevaluasi kondisi penurunan terkendali serta memvalidasi teknologi navigasi dan penentuan posisi. Modul ini tidak akan membawa astronot. Jika sukses, Blue Origin berencana meluncurkan versi berawak sekitar tahun 2028, kemungkinan dengan Blue Moon Mark 2.

Dua misi lain dalam program Moon Base juga akan dimulai pada tahun yang sama. Misi pertama akan mengirimkan kendaraan penjelajah dan muatan untuk mengevaluasi operasi penjelajahan yang lebih kompleks. Misi kedua akan membawa instrumen ilmiah untuk mempelajari perilaku material dan sistem dalam kondisi ekstrem Bulan.

Infrastruktur Semi-Permanen Mulai 2029

Fase kedua dimulai pada 2029. Ini menandai dimulainya perakitan infrastruktur semi-permanen dan operasi hunian pertama. NASA berencana memasang sistem energi canggih, termasuk reaktor permukaan, elemen habitat awal, dan jaringan komunikasi yang lebih kokoh. Hingga 60 ton kargo akan dikirim dalam 24 misi selama periode ini.

Fase ketiga adalah fase pengembangan skala penuh. Infrastruktur yang ada akan diperkuat dan diperluas untuk membentuk pusat-pusat tahan lama dengan pergantian personel secara konstan. NASA membayangkan kutub selatan Bulan dengan modul layak huni, sistem tenaga yang andal, jaringan logistik untuk transportasi kargo dan kru, serta pengiriman sekitar 38 ton kargo setiap tahun untuk pemeliharaan dan perluasan.

Pernyataan Administrator NASA

“Setiap misi, berawak dan tidak berawak, akan menjadi kesempatan belajar saat kita kembali ke permukaan Bulan, membangun infrastruktur untuk tinggal, dan menguasai keterampilan yang diperlukan untuk hidup dan beroperasi di salah satu lingkungan paling menuntut dan berbahaya yang bisa dibayangkan,” kata administrator NASA Jared Isaacman dalam sebuah pernyataan. “Kami pergi untuk sains, untuk semua yang bisa kami peroleh dari perspektif ekonomi dan teknologi, untuk inovasi yang akan membuat kehidupan lebih baik di Bumi, dan untuk mempersiapkan ke mana pun kami pasti akan pergi selanjutnya.”

Artikel ini pertama kali muncul di WIRED en Español dan telah disindikasikan dari bahasa Spanyol.

Bagikan
Sumber: wired.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks