HALMAHERA — Guncangan gempa bumi dirasakan warga di sejumlah titik di Maluku Utara, Jumat pagi. Berdasarkan data BMKG yang diunggah melalui akun media sosial resminya, episenter gempa berada di koordinat 1,93 derajat Lintang Utara dan 127,39 derajat Bujur Timur.
"Gempa Mag:6.02," tulis BMKG dalam keterangannya. Lembaga tersebut menambahkan, "Tidak berpotensi tsunami."
Kedalaman 100 Kilometer, Getaran Terasa di Daratan
Pusat gempa yang berada di kedalaman 100 kilometer termasuk kategori gempa menengah. Kedalaman ini biasanya membuat getaran terasa cukup luas di permukaan, meski potensi kerusakan besar relatif lebih kecil dibanding gempa dangkal berkekuatan sama.
Pulau Doi sendiri merupakan salah satu pulau kecil di gugusan Halmahera. Wilayah ini dikenal sebagai kawasan yang aktif secara seismik karena berada di jalur pertemuan lempeng tektonik. BMKG terus memantau perkembangan aktivitas gempa susulan di sekitar lokasi.
Belum Ada Laporan Kerusakan Signifikan
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. Pemerintah daerah setempat masih melakukan pemantauan dan pendataan dampak di sejumlah kampung pesisir.
Masyarakat di pesisir Pulau Doi dan sekitarnya diimbau tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab. BMKG mengingatkan warga untuk selalu merujuk pada informasi resmi dari lembaga terkait, terutama terkait potensi gempa bumi susulan yang kerap menyusul gempa utama.