Pencarian

Disperindag Ternate Rutin Gelar Operasi Pasar Tiap Senin dan Rabu, Cabai Alami Kenaikan Akibat Cuaca

Selasa, 08 September 2026 • 19:31:01 WIB
Disperindag Ternate Rutin Gelar Operasi Pasar Tiap Senin dan Rabu, Cabai Alami Kenaikan Akibat Cuaca
Petugas Disperindag Kota Ternate melayani warga dalam operasi pasar rutin di halaman kantor Disperindag, Selasa (8/9/2026).

TERNATE — Pemerintah Kota Ternate melalui Disperindag memastikan pasokan bahan pokok tetap terjangkau masyarakat di tengah fluktuasi harga yang dipicu gangguan distribusi. Operasi pasar yang dijalankan secara rutin dua kali sepekan itu menjadi garda terdepan kebijakan nonmoneter pemerintah daerah.

Sekretaris Disperindag Kota Ternate, M. Saiful, mengatakan operasi pasar menyasar kebutuhan pokok yang harganya bergejolak. Lokasi pelaksanaan dipusatkan di halaman depan Kantor Disperindag Kota Ternate agar mudah diakses warga.

Jadwal Operasi Pasar Dibagi Dua Kategori

Saiful merinci, operasi pasar untuk menekan harga digelar setiap Senin dan Rabu. Sementara itu, kegiatan penguatan ketahanan pangan dilaksanakan secara terpisah pada Selasa dan Kamis.

“Untuk menekan inflasi terkait dengan kenaikan harga, pemerintah melakukan kebijakan nonmoneter. Disperindag bekerja sama dengan Bulog dan Bank Indonesia melaksanakan operasi pasar setiap hari Senin dan Rabu,” kata Saiful, Selasa (8/9/2026).

Cabai Naik Akibat Pasokan Terganggu Cuaca

Dalam beberapa hari terakhir, harga cabai di Ternate mengalami kenaikan cukup signifikan. Saiful menyebut gangguan pasokan menjadi biang keladi utama, diperparah kondisi cuaca yang menghambat distribusi dari luar daerah.

“Beberapa hari terakhir harga cabai cukup meningkat karena masalah pasokan. Faktor cuaca juga menghambat distribusi,” jelasnya.

Komoditas lain seperti bawang merah sempat merangkak naik, namun pemerintah masih terus memantau pergerakan harga dan ketersediaan stoknya. Selebihnya, harga bahan pokok dinilai relatif stabil.

Pemantauan Harga Harian via Aplikasi SP2KP

Disperindag tidak hanya mengandalkan operasi pasar. Setiap hari, Bidang Perdagangan memantau harga bahan pokok di pasar dan distributor, lalu melaporkan hasilnya ke pemerintah pusat melalui aplikasi Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).

“Setiap hari kita melakukan pemantauan harga dan melaporkannya melalui aplikasi SP2KP. Kita juga turun memantau distributor, terutama berkaitan dengan pasokan dan harga,” ujarnya.

Koordinasi Pemasok dan Distributor Jadi Kunci

Sebagian besar kebutuhan pokok warga Ternate masih bergantung pada pasokan dari luar daerah. Karena itu, Pemkot Ternate memperkuat komunikasi dengan pemasok dan distributor agar harga tidak melonjak liar.

“Pemerintah kota melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama Ibu Kadis terus membangun kerja sama antara pemasok dan distributor yang ada. Ini untuk membantu menstabilkan harga di Kota Ternate, karena sebagian besar pasokan kita masih diharapkan dari luar daerah,” pungkasnya.

Follow halmahera24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cermat.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks