TERNATE — Delapan bidang lomba dipertandingkan dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tingkat Provinsi Maluku Utara yang resmi ditutup pada Selasa (14/7/2026) di Jati Hotel, Ternate. Ajang ini diikuti oleh perwakilan siswa SMK dari 10 kabupaten/kota, dengan total peserta lebih dari 40 orang.
Bidang Lomba dari Jaringan hingga Keperawatan
Delapan cabang yang diperlombakan mencakup Teknik Pengkabelan Jaringan Informasi, Hotel Receptionist, Pemasaran Digital, Teknik Kelistrikan, Desain Grafis, Teknik Pemasangan Batu Bata, Teknik Pemasangan Tegel Keramik Dinding dan Lantai, serta Keperawatan Kesehatan dan Sosial.
Sekretaris Disdikbud Maluku Utara, Sofyan, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar seremonial. “Lomba ini diperuntukkan bagi talenta-talenta vokasi dari SMK yang ada di 10 kabupaten/kota. Mereka berkompetisi pada delapan cabang lomba,” ujarnya.
Bukan Sekadar Juara, Targetnya Siap Kerja
Menurut Sofyan, LKS bertujuan mengaktualisasikan kemampuan siswa hasil pembelajaran di sekolah. “Kegiatan ini bertujuan agar siswa dapat menunjukkan kreativitas, inovasi, serta kompetensi yang mereka miliki sebagai hasil dari proses pembelajaran di satuan pendidikan,” katanya.
Ia menambahkan, pihaknya ingin lulusan SMK tidak hanya sukses di ajang kompetisi. “Kami ingin lulusan SMK tidak hanya sukses di ajang kompetisi, tetapi juga benar-benar siap memasuki dunia kerja,” ungkapnya.
Sinergi dengan Lembaga Pelatihan Kerja
Untuk memperkuat kesiapan siswa, Disdikbud Maluku Utara mulai membangun sinergi dengan berbagai lembaga pelatihan kerja. Sebelum penutupan, pihaknya bersama Kepala Dinas menggelar rapat koordinasi untuk memetakan lembaga yang bisa mendukung peningkatan kompetensi lulusan.
“Pembahasan kami dengan lembaga pelatihan kerja adalah bagaimana mempersiapkan talenta-talenta vokasi ini agar lebih siap ketika memasuki dunia usaha dan dunia industri. Jika di sekolah mereka masih membutuhkan penguatan soft skill, maka kami akan bersinergi dengan lembaga pelatihan tersebut,” jelas Sofyan.
Pendampingan Intensif Menuju Nasional
Disdikbud Maluku Utara juga akan melakukan pendampingan lebih intensif kepada para peserta usai LKS tingkat provinsi. Langkah ini bagian dari persiapan menghadapi kompetisi nasional yang dijadwalkan pada 26 Juli 2026.
Pemerintah daerah berharap para siswa SMK mampu mengharumkan nama Maluku Utara di tingkat nasional sekaligus menjadi lulusan yang kompeten, profesional, dan siap bersaing di dunia kerja.