JAKARTA — Dua kepala daerah dari Maluku Utara tercatat sebagai peserta dalam program pembinaan kepemimpinan nasional di Lemhanas RI. Selain Bupati Halmahera Tengah, Bupati Pulau Morotai juga turut ambil bagian dalam KPPD Angkatan III yang digelar di Gedung Lemhanas RI, Jakarta.
Bekal Kepemimpinan untuk 25 Kepala Daerah
KPPD Angkatan III ini dirancang untuk memperkuat wawasan kebangsaan, ketahanan nasional, serta kapasitas kepemimpinan para kepala daerah. Materi yang diberikan mencakup empat konsensus dasar bangsa, isu-isu strategis nasional dan global, manajemen pemerintahan, hingga pengembangan kepemimpinan visioner dan berintegritas.
Program ini diharapkan mampu mendorong para kepala daerah merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di daerah masing-masing.
Jejaring dan Diskusi Antar Daerah
Selama dua pekan, Bupati Ikram akan berbaur dan berdiskusi dengan 24 kepala daerah lainnya dari berbagai provinsi. Forum ini menjadi ajang berbagi pengalaman dalam pengelolaan pemerintahan daerah serta membahas isu-isu strategis kebangsaan.
Keikutsertaan dua kepala daerah asal Maluku Utara dalam angkatan ini menjadi kebanggaan tersendiri. Hal ini menandakan bahwa pemimpin dari wilayah timur Indonesia turut aktif dalam program pembinaan kepemimpinan berskala strategis.
Harapan untuk Pembangunan Halmahera Tengah
Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berharap, melalui KPPD ini, Bupati Ikram dapat membawa pulang wawasan, pengalaman, serta jejaring baru. Semua itu diyakini bermanfaat bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Halmahera Tengah.
Bupati Ikram sendiri menyebut keikutsertaannya sebagai bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas diri sebagai pemimpin daerah. Ia ingin memperluas wawasan strategis bersama para kepala daerah lainnya se-Indonesia.