TERNATE — Minyak cengkeh yang dikembangkan masyarakat Pulau Hiri tak lagi hanya menjadi komoditas lokal. Melalui fasilitasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara, produk tersebut kini diperkenalkan ke kalangan dunia usaha di Jakarta dalam gelaran Tjipta Foundation UMKM Fair.
Perwakilan KTH Buku Manyeku, Junaidi Dahlan, menyebut kesempatan ini menjadi pengalaman berharga sekaligus kebanggaan tersendiri. Produk yang diolah dari potensi alam Maluku Utara itu akhirnya mendapat ruang untuk dikenal di luar daerah asalnya.
Modal Membangun Jejaring Pemasaran
Bagi Junaidi, pameran ini bukan sekadar ajang memajang produk. Forum yang mempertemukan pelaku UMKM dengan jejaring pemasaran itu justru menjadi pintu masuk bagi produk dari pulau-pulau kecil untuk berkembang.
“Dengan adanya kesempatan seperti ini, kami bisa memperkenalkan produk dari Hiri kepada masyarakat di luar daerah sekaligus membuka jaringan baru,” ujarnya.
Menurutnya, dukungan pemerintah provinsi melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) sangat krusial. Akses promosi dan pertemuan dengan calon pembeli di luar daerah adalah modal utama agar produk UMKM setempat bisa naik kelas.
Mengapa Produk dari Pulau Kecil Ini Penting?
Kehadiran KTH Buku Manyeku di Jakarta membuktikan bahwa komoditas lokal yang dikelola masyarakat pesisir mampu diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat ekonomi dari wilayah kepulauan.
Junaidi yang akrab disapa Ua Nadi berharap kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha lokal terus diperkuat. Sinergi tersebut dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus mengangkat nama Maluku Utara di kancah nasional.
“Kami percaya, dengan kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha lokal, dapat menjadi kekuatan ekonomi masyarakat, sehingga nama Maluku Utara semakin dikenal,” katanya.
Apa Langkah Selanjutnya untuk Produk Lokal?
Keikutsertaan dalam pameran tersebut diharapkan menjadi momentum keberlanjutan. Junaidi berharap kegiatan promosi serupa dapat rutin digelar agar semakin banyak kelompok usaha di Maluku Utara yang mendapatkan kesempatan tampil di tingkat nasional.
“Kesempatan ini menjadi kebanggaan bagi kami sekaligus langkah penting dalam mempertahankan potensi dan produk unggulan Provinsi Maluku Utara,” ujar Junaidi.
Dari Pulau Hiri ke Jakarta, minyak cengkeh ini kini tengah membuka jalan menuju pasar yang lebih luas. Harapannya, produk tersebut tidak hanya berhenti di pasar nasional, tetapi mampu menembus pasar internasional.