Pencarian

Warga Domato dan Sidangoli Dehe di Halmahera Barat Deklarasi Damai, 200 Personel Polisi Segera Ditarik

Kamis, 24 September 2026 • 07:01:01 WIB
Warga Domato dan Sidangoli Dehe di Halmahera Barat Deklarasi Damai, 200 Personel Polisi Segera Ditarik
Bupati Halmahera Barat memimpin langsung agenda perdamaian warga Domato dan Sidangoli Dehe.

HALMAHERA BARAT — Bupati Halmahera Barat James Uang memimpin langsung agenda perdamaian yang dihadiri Sekda Julius Marau, Kapolres Halbar, Dandim 1501/Ternate, staf ahli, pimpinan OPD, kepala desa, serta tokoh dan masyarakat kedua desa. Mediasi yang berlangsung sejak sore sebelum deklarasi menjadi kunci tercapainya kesepakatan warga Domato dan Sidangoli Dehe untuk mengakhiri ketegangan.

James menyebut kedua belah pihak menyimpan kerinduan untuk kembali hidup rukun. Menurutnya, masyarakat dua desa itu datang dengan komitmen kuat membangun persaudaraan seperti sedia kala.

"Kita coba mengajak masyarakat dua desa ini agar kembali membangun persaudaraan seperti sedia kala, ternyata mereka itu punya kerinduan harus berdamai," ujar James.

Dampak Konflik Bikin Pedagang Takut Beraktivitas

Situasi tidak kondusif dinilai memukul perekonomian warga. Para pedagang sempat dilingkupi rasa takut untuk berjualan. Jika dibiarkan, dampak perselisihan itu dikhawatirkan meluas ke seluruh Jailolo Selatan hingga Halmahera Barat.

James menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI dan Polri, khususnya Dandim dan Kapolres, yang bersiaga tanpa kenal lelah di lokasi demi mencegah bentrokan susulan. Pemda berkomitmen menanggung kerugian materiil warga yang terdampak.

"Pemda akan berupaya menginventarisir dan memvalidasi semua kerusakan. Langkah-langkah ke depan akan dilakukan dengan baik sehingga masyarakat yang jadi korban bisa kita atasi. Tentunya itu menjadi tanggung jawab pemerintah daerah," tambahnya.

Usul Makan Bersama Jadi Simbol Rekonsiliasi

Perwakilan masyarakat kedua desa mengusulkan agenda makan bersama usai deklarasi. James berharap momen tersebut menjadi titik awal kembalinya kehidupan rukun tanpa konflik di masa depan.

Dari sisi keamanan, Plt Kapolres Halmahera Barat AKBP Muhammad Musni menyambut baik deklarasi itu sebagai wujud nyata keinginan warga berdamai. Dengan pulihnya situasi, pihaknya berencana menarik pasukan pengamanan.

"Secepatnya 200 personel ini kita akan tarik, karena masih banyak tugas-tugas lain yang harus kita selesaikan," kata Musni.

Kondisi Lapangan Aman, Tanpa Korban Jiwa

Komandan Kodim 1501/Ternate Kolonel Inf Jani Setiadi memastikan kondisi di lapangan sudah aman terkendali tanpa korban jiwa. Hal itu tak lepas dari sinergi ketat antara TNI, Polres, dan Brimob selama pengamanan.

"Semangat yang kita usung adalah kita kedepankan perdamaian sebagai pondasi. Permasalahan yang kemarin masih mengganjal akan diselesaikan atas nama kedamaian, baru kita fokus pada kemajuan pembangunan di dua desa," pungkasnya.

Deklarasi damai ini menutup rentetan ketegangan antara warga Domato dan Sidangoli Dehe. Pemerintah daerah kini menyiapkan langkah validasi kerusakan, sementara aparat keamanan bersiap kembali ke tugas utama masing-masing.

Follow halmahera24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tandaseru.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks