TERNATE — Larangan pelayaran malam berlaku bagi kapal kecepatan tinggi kategori C. KSOP menilai jam kerja maraton sejak siang membuat nakhoda dan awak kapal kelelahan, sehingga risiko kecelakaan laut meningkat.
Rapat evaluasi juga menyoroti kompetensi sumber daya manusia pelayaran. Evaluasi lapangan menemukan sejumlah awak kapal belum menguasai kemampuan navigasi dasar, seperti penentuan arah, pengoperasian kompas, dan pembacaan peta.
Pengujian Ketat untuk Penerbitan SKK
Penerbitan Surat Keterangan Kecakapan (SKK) kini diwajibkan melalui pengujian ketat dan evaluasi berkala. Otoritas pelabuhan memperketat verifikasi faktual dokumen keberangkatan, termasuk Surat Persetujuan Berlayar (SPB), kesesuaian daftar awak kapal, serta manifes penumpang sebelum kapal diizinkan lepas jangkar.
Pengawasan kelaikan armada menyasar industri galangan kapal lokal secara menyeluruh. Konstruksi speedboat berbahan fiberglass wajib dipantau sejak peletakan lunas, pemeriksaan cetakan gambar, hingga peluncuran ke air.
BKI Uji Kekuatan hingga Prediksi Umur Pakai Kapal
KSOP Ternate melibatkan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) untuk menguji kekuatan tarik, tekan, lentur, dan puntir. Hasil pengujian dipakai memprediksi umur pakai kapal.
Operator kapal juga diwajibkan mematuhi standar produsen terkait penggunaan mesin dan bahan bakar. Tujuannya menjamin keselamatan sekaligus efisiensi pelayaran.
Kewenangan Rencana Trayek Kapal di Bawah GT 7 Masih Tumpang Tindih
Rapat mencatat pembagian kewenangan Rencana Pengoperasian Kapal atau Rencana Pengoperasian Trayek untuk kapal berukuran di bawah GT 7 belum tuntas. Tumpang tindih aturan antara pemerintah pusat dan daerah membuat dasar pengawasan administratif masih menggantung.
KSOP Kelas II Ternate menjadwalkan konsultasi lanjutan dengan pemerintah daerah dan kantor pusat kementerian. Rapat menegaskan penindakan hukum serta penjatuhan sanksi hanya dapat dilakukan instansi yang memiliki legalitas hukum resmi.
Aplikasi Pemantauan Kapal Digital Sedang Dikaji
Otoritas pelayaran di Maluku Utara tengah mengkaji penerapan aplikasi pemantauan pergerakan kapal berbasis digital. KSOP Ternate juga menyusun standardisasi daftar pemeriksaan yang seragam untuk aspek navigasi, permesinan, dan keselamatan pelayaran.
Komitmen bersama tertuang dalam notulen rapat resmi yang ditandatangani Eko Madyo Swastika selaku Penanggung Jawab dan Muhammad Adam Rizla Zidane sebagai Notulis. Dokumen disahkan Kepala KSOP Kelas II Ternate Rusman Muhammad.