TERNATE — Pemerintah Kota Ternate menekankan pentingnya peran organisasi mahasiswa sebagai kekuatan intelektual yang tidak hanya menyuarakan kritik, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi pembangunan. Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman, saat menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja (Raker) Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI) Maluku Utara.
Kegiatan yang berlangsung di Royal Resto, Ternate ini menjadi momentum bagi para aktivis mahasiswa untuk menyelaraskan visi dengan program daerah. Tauhid menilai kehadiran organisasi seperti SEMMI sangat krusial dalam merespons dinamika sosial dan politik yang berkembang di Maluku Utara saat ini.
Wali Kota menekankan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab besar di luar wadah kaderisasi internal. Menurutnya, SEMMI harus mampu memposisikan diri sebagai mitra strategis yang memiliki landasan intelektual kuat dalam mengawal setiap kebijakan publik.
“SEMMI harus menjadi mitra strategis pemerintah. Tidak hanya menyuarakan aspirasi, tetapi juga menghadirkan solusi atas berbagai dinamika sosial yang terjadi di tengah masyarakat,” ujar Wali Kota.
Ia juga berpesan agar seluruh pengurus bekerja lebih maksimal dan cerdas. Integritas dan keikhlasan dalam berorganisasi menjadi kunci utama agar SEMMI Maluku Utara semakin berdaya saing dan memberikan dampak luas bagi publik di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Tauhid menyoroti pentingnya pelaksanaan rapat kerja sebagai ruang refleksi organisasi. Momentum ini bukan sekadar seremonial, melainkan sarana untuk memperkuat konsolidasi internal serta merumuskan program kerja yang lebih terukur dan berdampak.
“Raker ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat organisasi dan menyusun langkah strategis ke depan,” tegasnya.
Pemerintah daerah berharap mahasiswa dapat terus berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang kritis dan berintegritas. Peran pengawasan sosial dari elemen mahasiswa dianggap sebagai penyeimbang yang sehat dalam jalannya roda pemerintahan di Maluku Utara.
Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Ternate. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan terhadap eksistensi gerakan mahasiswa di Maluku Utara.
Suasana hangat dan semangat kebersamaan mewarnai sepanjang jalannya kegiatan hingga usai. Agenda ini sekaligus menandai komitmen kolektif antara pemerintah dan mahasiswa untuk bersinergi dalam mengawal pembangunan daerah di masa mendatang.