Kekalahan dramatis 1-2 dari FC Utrecht di Johan Cruijff Arena memaksa Ajax Amsterdam turun ke peringkat kelima klasemen Eredivisie. Gol penentu dari Mike van der Hoorn pada detik-detik terakhir membuat posisi tuan rumah kini terancam harus mengikuti babak play-off.
Publik Johan Cruijff Arena terdiam saat peluit panjang dibunyikan pada Minggu pekan ke-33 Eredivisie. Ajax Amsterdam yang mendominasi jalannya laga justru harus kehilangan poin penuh setelah tim tamu mencetak gol kemenangan di masa tambahan waktu. Hasil ini memastikan FC Utrecht yang berada di posisi ketujuh lolos ke babak play-off, sementara Ajax merosot ke peringkat kelima.
Pertandingan memasuki fase krusial saat memasuki menit-menit akhir babak kedua. Utrecht memecah kebuntuan lebih dulu melalui skema serangan balik cepat. Zechiël melakukan sprint di sisi kiri sebelum melepaskan umpan silang rendah yang diselesaikan dengan mudah oleh Vesterlund di tiang jauh pada menit ke-80.
Ajax sempat menghidupkan asa lewat gol penyama kedudukan tiga menit berselang. Wout Weghorst yang baru masuk di babak kedua berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang lawan hasil dari situasi tendangan sudut. Skor berubah menjadi 1-1 dan memicu semangat tim tuan rumah untuk terus menekan demi meraih kemenangan.
Petaka bagi Ajax justru datang pada detik terakhir pertandingan. Mike van der Hoorn, yang merupakan mantan pemain Ajax, melepaskan sundulan akurat menyambut umpan sepak pojok. Bola yang bersarang ke pojok gawang memastikan kemenangan 1-2 bagi Utrecht sekaligus memberikan kekalahan menyakitkan bagi skuad asuhan Garcia.
Ajax sebenarnya tampil sangat dominan sejak sepak mula dan menciptakan serangkaian peluang bersih. Mika Godts hampir membawa timnya unggul saat tembakan kerasnya membentur tiang gawang. Peluang paling mustahil terjadi pada menit ke-35 saat Youri Regeer mendapatkan bola pantul tepat di depan gawang yang sudah kosong.
Gelandang muda tersebut justru melepaskan tembakan yang melambung jauh di atas mistar, membuat pendukung tuan rumah tidak percaya dengan apa yang mereka saksikan. Selain Regeer, Kasper Dolberg dan Oscar Gloukh juga berulang kali merepotkan kiper Vasilis Barkas, namun penyelesaian akhir yang buruk membuat babak pertama berakhir tanpa gol.
Kekalahan ini berdampak signifikan pada posisi Ajax di tabel klasemen sementara. Dengan hasil dari lapangan lain yang menunjukkan kemenangan FC Twente, Ajax kini harus rela terlempar dari empat besar. Posisi kelima merupakan tempat yang sangat dihindari karena berisiko memaksa tim melalui jalur play-off yang melelahkan.
Frustrasi suporter terlihat jelas saat Davy Klaassen memutuskan untuk melakukan umpan balik ketika tim memiliki momentum serangan balik yang menjanjikan. Siulan keras menggema di stadion sebagai bentuk kekecewaan atas performa tim yang kesulitan menembus pertahanan lawan meski telah memasukkan pemain berpengalaman seperti Weghorst dan Klaassen.