Pasien RSUD Chasan Boesoerie Ternate Bisa Tebus Obat dari Rumah Lewat Inovasi "Sobat Kita", Begini Cara Kerjanya

Penulis: Yasir  •  Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:56:02 WIB
Petugas RSUD Chasan Boesoerie mengemas obat untuk layanan pengantaran "Sobat Kita".

TERNATE — Antrean panjang di loket obat RSUD Chasan Boesoerie kini bisa diminimalisir. Lewat program "Sobat Kita", pasien cukup menunggu di rumah dan petugas akan mengantarkan obat langsung ke alamat tujuan. Inovasi ini menjadi angin segar bagi pasien lanjut usia dan mereka yang memiliki mobilitas terbatas.

Awal Mula: Mengapa Layanan Ini Diciptakan?

Program "Sobat Kita" lahir dari evaluasi pelayanan rawat jalan yang selama ini kerap dikeluhkan pasien. Waktu tunggu pengambilan obat di apotek rumah sakit bisa mencapai berjam-jam, apalagi pada jam sibuk. Pihak RSUD Chasan Boesoerie melihat perlunya terobosan digital untuk menjawab masalah klasik ini.

"Kami ingin pasien tidak perlu lagi duduk berjam-jam menunggu obat. Apalagi untuk pasien dengan penyakit kronis yang harus kontrol rutin, mereka cukup telepon atau chat, obat akan diantar," ujar perwakilan manajemen RSUD Chasan Boesoerie dalam keterangannya.

Proses: Bagaimana Cara Pasien Mengakses "Sobat Kita"?

Mekanisme layanan ini cukup sederhana dan bisa diakses melalui sambungan telepon. Pertama, pasien yang sudah mendapatkan resep dari dokter rawat jalan cukup menghubungi nomor layanan khusus yang disediakan rumah sakit. Setelah data resep diverifikasi oleh petugas farmasi, obat akan dikemas dan langsung dikirim ke alamat pasien.

Layanan ini berlaku untuk wilayah Kota Ternate dan sekitarnya. Pasien tidak dikenakan biaya tambahan untuk ongkos kirim, cukup membayar biaya obat sesuai ketentuan tarif rumah sakit. Proses pengiriman dilakukan oleh tim khusus yang sudah dibekali pelatihan penanganan obat.

Apa Langkah Selanjutnya untuk Program Ini?

RSUD Chasan Boesoerie menargetkan layanan "Sobat Kita" bisa menjangkau lebih banyak pasien dalam beberapa pekan ke depan. Saat ini, sosialisasi masih gencar dilakukan di poliklinik rawat jalan agar pasien paham prosedur dan nomor kontak yang bisa dihubungi.

Pihak rumah sakit juga berencana mengintegrasikan layanan ini dengan sistem informasi rumah sakit agar data resep dan pengiriman tercatat rapi secara digital. Jika berjalan mulus, inovasi ini bisa menjadi model bagi rumah sakit daerah lain di Maluku Utara untuk mengurangi antrean dan meningkatkan kepuasan pasien.

Reporter: Yasir
Sumber: ternate.tribunnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top