Laptop 8GB RAM Kembali Marak, Dell XPS 13 dan Acer Swift Air 14 Ikut Tren MacBook Neo

Penulis: Yasir  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 21:19:31 WIB
Dell XPS 13 hadir dengan opsi RAM 8GB untuk segmen menengah.

MALUKU UTARA — Fenomena laptop 8GB RAM yang sempat dianggap punah kembali mencuat. Tom's Hardware melaporkan tren ini terlihat jelas di ajang Computex, di mana beberapa produsen besar memperkenalkan laptop dengan RAM 8GB sebagai opsi dasar. Penyebab utamanya adalah krisis harga komponen, terutama sistem memori yang kini jauh lebih mahal.

Produsen laptop terpaksa memangkas spesifikasi RAM untuk menjaga harga jual tetap kompetitif di segmen menengah. Sebelumnya, 16GB RAM perlahan menjadi standar minimal untuk laptop baru.

Daftar Laptop Anyar dengan RAM 8GB

Beberapa laptop anyar yang mengusung RAM 8GB antara lain:

  • Dell XPS 13: Model entry-level dibanderol dengan harga lebih terjangkau, meski opsi 16GB tetap tersedia.
  • Acer Swift Air 14: Laptop ringan ini juga hadir dengan konfigurasi 8GB.
  • Chuwi UniBook: Laptop dengan harga di bawah USD 500 (sekitar Rp 8,25 juta) ini menjadi salah satu yang paling agresif.
  • Microsoft Surface Laptop for Business 13-inch: Dirilis bulan lalu, varian dasar 8GB justru tidak memenuhi syarat sebagai Copilot+ PC yang membutuhkan minimal 16GB RAM.

Semua laptop di atas, kecuali Chuwi UniBook, ditenagai oleh prosesor Intel Wildcat Lake terbaru. Namun, tren ini tidak terbatas pada chip Intel. Qualcomm juga dikabarkan akan menggunakan prosesor Snapdragon C (berbasis Arm) untuk laptop murah seperti Acer Aspire Go 15 yang kemungkinan besar juga dibekali RAM 8GB.

MacBook Neo Jadi Katalisator Tren

Fenomena ini tidak lepas dari kesuksesan MacBook Neo yang hadir dengan RAM 8GB di harga yang menggiurkan. Popularitasnya disebut-sebut mendorong Apple menggandakan target produksi MacBook Neo tahun ini dari 5 juta menjadi 10 juta unit. Kesuksesan ini kemudian diikuti oleh produsen Windows 11 yang ingin meniru formula harga terjangkau MacBook Neo.

Analisis: Apakah 8GB Cukup untuk Masa Depan?

Untuk tugas dasar seperti email, browsing, menonton video, dan dokumen ringan, laptop 8GB RAM masih sanggup bekerja dengan baik. MacBook Neo telah membuktikan hal ini. Namun, kekhawatiran utama terletak pada aspek future-proofing.

Jika Anda berencana memakai laptop selama lima tahun atau lebih, RAM 8GB kemungkinan akan terasa semakin terbatas. Apalagi jika peran AI dalam sistem operasi semakin dominan ke depannya. Masalahnya, sebagian besar laptop modern menyolder RAM ke motherboard, sehingga tidak bisa di-upgrade pengguna.

Kesimpulannya, membeli laptop Windows 11 dengan RAM 8GB saat ini masih oke untuk kebutuhan dasar. Tapi risiko keterbatasan di masa depan perlu jadi pertimbangan matang sebelum memutuskan membeli.

Reporter: Yasir
Sumber: techradar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top