Kemenag Maluku Utara Minta 2 Kloter Jamaah Haji yang Baru Pulang Jadi Teladan di Masyarakat

Penulis: Yasir  •  Minggu, 14 Juni 2026 | 18:04:31 WIB
Jamaah haji Kloter 13 dan 15 asal Maluku Utara telah kembali ke tanah air setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci.

TERNATE — Sebanyak dua kloter jamaah haji asal Maluku Utara resmi kembali ke tanah air setelah menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Kementerian Agama setempat langsung mengingatkan bahwa tugas mereka belum selesai begitu tiba di kampung halaman.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Malut, Muhammad Zabirr Wahid, saat dihubungi Minggu (13/6/2026), mengonfirmasi bahwa jamaah Kloter 13 dan Kloter 15 sudah berada di Ternate dan kembali ke rumahnya masing-masing. “Alhamdulillah, jamaah haji Kloter 13 dan Kloter 15 sampai sore tadi seluruhnya sudah berada di Ternate,” ujarnya.

Nilai Haji Harus Terbawa ke Kampung

Menurut Zabir, keberhasilan ibadah haji tidak hanya diukur dari rampungnya ritual di Makkah dan Madinah. Ia menekankan bahwa pengalaman spiritual yang didapat harus diimplementasikan dalam keseharian.

“Nilai-nilai keikhlasan, kesabaran, kedisiplinan, kebersamaan, dan kepedulian sosial yang dipelajari selama ibadah haji diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas,” katanya.

Zabir menambahkan bahwa jamaah haji memiliki posisi istimewa di tengah masyarakat. Perilaku dan tindakan mereka sepulang dari Tanah Suci akan menjadi perhatian sekaligus contoh bagi lingkungan sekitar. “Harapan kami, apa yang didapatkan selama berada di Makkah dan Madinah bisa menjadi pelajaran penting bagi seluruh jamaah,” ungkapnya.

Jaga Kesehatan dan Kemabruran

Pemerintah daerah dan Kemenag Malut berharap para jamaah terus menjaga kesehatan serta mempertahankan predikat haji mabrur. Zabir menyebut kemabruran tidak berhenti saat meninggalkan Tanah Suci, melainkan harus dirawat melalui peningkatan ibadah dan akhlak yang baik.

“Kami berharap, baik dari pemerintah daerah maupun Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, agar jamaah haji senantiasa menjaga kesehatan dan menjaga kemabruran hajinya,” ujar Zabir.

Dukungan Keluarga dan Masyarakat Diperlukan

Kemenag Malut juga mengajak keluarga dan masyarakat untuk turut mendukung para jamaah dalam menjaga semangat ibadah yang telah terbentuk. Dengan dukungan lingkungan yang baik, para jamaah diharapkan mampu mempertahankan nilai-nilai spiritual yang diperoleh dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sosial.

Kepulangan jamaah haji tahun ini menjadi momentum bagi masyarakat Maluku Utara untuk mengambil hikmah dari perjalanan spiritual para tamu Allah. Kehadiran mereka diharapkan memperkuat nilai-nilai keagamaan serta meningkatkan semangat kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Reporter: Yasir
Sumber: jurnalone.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top