Distributor Barito dan BI Malut Gelar Pangan Murah di Tiga Kelurahan Ternate, Target Tekan Inflasi

Penulis: Sutomo  •  Kamis, 02 Juli 2026 | 19:04:01 WIB
Pasar pangan murah digelar di tiga kelurahan Ternate untuk menekan inflasi.

TERNATE — Program pasar pangan murah yang digagas distributor komoditas barito bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Maluku Utara resmi akan menyasar tiga kelurahan di Kota Ternate. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung dua kali dalam sepekan, setiap hari Jumat dan Sabtu, mulai pekan depan.

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Ternate yang juga distributor barito, Nurjaya Hi. Ibrahim, menyebut program ini sebagai langkah konkret mengintervensi stabilitas harga pangan. “Untuk menekan lajunya inflasi, kami para distributor bersama BI akan menggelar pangan murah,” kata Nurjaya, Kamis (2/7/2026).

Lokasi dan Komoditas yang Disiapkan

Pasar pangan murah ini akan bergilir di tiga titik padat penduduk: Kelurahan Ubo-Ubo, Kelurahan Bastiong, dan Kelurahan Kalumata. Komoditas yang dijual mencakup beras kemasan 5 kilogram, gula pasir, minyak goreng, serta barito—bawang merah, bawang putih, cabai, dan tomat.

Nurjaya menjelaskan, kepercayaan dari Dinas Pangan Provinsi Maluku Utara untuk melibatkan para distributor muncul karena kapasitas intervensi harga secara langsung saat terjadi lonjakan. “Sebagai distributor dan wakil rakyat, saya harus bisa melaksanakan ini agar masyarakat mendapatkan harga-harga spesial,” ujarnya.

Mengapa Program Ini Diyakini Efektif

Menurut Nurjaya, kegiatan berkala ini tidak hanya menurunkan harga di lokasi pasar murah, tetapi juga memengaruhi psikologis pasar tradisional. Ketika sebagian besar masyarakat beralih berbelanja ke lokasi pangan murah, para pedagang di pasar tradisional secara otomatis akan menyesuaikan harga agar tetap kompetitif.

Harapannya, program ini menjadi bantalan ekonomi bagi warga Ternate di tengah tren kenaikan kebutuhan pokok. “Masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah sehingga beban akibat kenaikan harga dapat berkurang,” pungkas Nurjaya.

Reporter: Sutomo
Sumber: tandaseru.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top