PULAU MOROTAI — Sebanyak puluhan guru matematika se-Kabupaten Pulau Morotai mengikuti lokakarya pengabdian masyarakat yang digagas Institut Teknologi Bandung (ITB). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang difokuskan pada peningkatan kompetensi tenaga pengajar di wilayah kepulauan tersebut.
Hadir dalam pembukaan lokakarya, Asisten II Setda Pulau Morotai Ahdad Hi. Hasan, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Alfatah Sibua, serta Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Pasifik Anwar Kadir A. Gafur. Para peserta terdiri dari guru matematika tingkat SD dan SMP yang tersebar di seluruh kecamatan di Pulau Morotai.
Dalam sambutannya, Ahdad Hi. Hasan menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas utama Pemkab Morotai. Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur fisik, tetapi juga oleh kualitas SDM yang berilmu dan berdaya saing.
"Pendidikan yang memadukan logika dan cinta akan melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kuat dalam karakter," ujar Ahdad di hadapan para peserta.
Ia menilai lokakarya ini sangat relevan dengan tantangan dunia pendidikan saat ini. Logika, kata dia, menjadi fondasi untuk membangun kemampuan berpikir kritis dan sistematis. Sementara cinta menghadirkan ketulusan, kesabaran, serta kepedulian dalam proses pembelajaran.
Ahdad berharap kegiatan ini menjadi langkah awal terbangunnya kerja sama yang berkelanjutan antara pemerintah daerah, ITB, Universitas Pasifik Morotai, dan seluruh pemangku kepentingan. Sinergi ini dinilai penting untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan di wilayah yang dikenal dengan potensi wisata bahari dan sejarahnya tersebut.
Plt. Kadis Pendidikan Alfatah Sibua menambahkan, pihaknya akan mendorong agar hasil lokakarya ini bisa langsung diimplementasikan di kelas. "Kami ingin guru tidak hanya mengajar rumus, tapi juga menanamkan cara berpikir yang logis dan sikap peduli pada siswa," jelasnya.
Lokakarya yang mengusung tema "Pengabdian Masyarakat ITB untuk Peningkatan Kompetensi Para Guru Matematika" ini menghadirkan sejumlah dosen dan praktisi pendidikan dari ITB. Materi yang disampaikan mencakup teknik penyusunan soal berbasis penalaran, penggunaan alat peraga sederhana, serta strategi mengajar yang interaktif dan menyenangkan.
Kegiatan ini menjadi salah satu dari rangkaian program pengabdian masyarakat ITB di Indonesia Timur. Pulau Morotai dipilih karena dinilai memiliki kebutuhan mendesak akan peningkatan kualitas pengajaran matematika di tingkat dasar.