Wali Kota Tidore Muhammad Sinen Temui Menkes Budi Gunadi di Jakarta, Bawa Aspirasi Perkuat Layanan Kesehatan Daerah

Penulis: Sutomo  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:39:31 WIB
Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen menyampaikan aspirasi penguatan layanan kesehatan saat bertemu Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Rabu (5/8/2026).

JAKARTA — Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen membawa sejumlah aspirasi kebutuhan fasilitas kesehatan dan kesejahteraan tenaga medis dalam audiensi bersama Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Rabu (5/8/2026). Pertemuan di Blok C Gedung Adhyatma itu menjadi jembatan sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat Tidore.

Muhammad Sinen hadir didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan, serta Direktur dan Wakil Direktur Rumah Sakit Daerah (RSD) Tidore. Kehadiran jajaran rumah sakit daerah dalam forum tersebut menegaskan bahwa persoalan fasilitas kesehatan dan kesejahteraan dokter menjadi perhatian utama pemkot.

Menkes: 80 Persen Anggaran Habis untuk Mengurus Orang Sakit

Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa arah pembangunan kesehatan nasional ke depan akan mengedepankan upaya pencegahan, bukan sekadar pengobatan. Ia mengungkapkan, saat ini 80 persen anggaran Kementerian Kesehatan terserap untuk menangani masyarakat yang sakit.

"Kita harus bikin kesehatan bagus dengan cara menjaga masyarakat tetap sehat. Saat ini 80 persen anggaran Kemenkes habis untuk mengurus orang sakit. Tantangan kita ke depan adalah bagaimana caranya membuat orang tidak gampang sakit," ujar Budi dalam keterangannya, Rabu (5/8/2026).

Target 10 Ribu Puskesmas Dilengkapi Alat Lab dan USG

Untuk mewujudkan upaya pencegahan tersebut, Kementerian Kesehatan menyiapkan langkah strategis dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Sebanyak 10 ribu Puskesmas di seluruh Indonesia ditargetkan mendapat tambahan alat laboratorium pemeriksaan darah dan urine, mesin USG, hingga peralatan kesehatan gigi.

Standar pelayanan juga menjadi perhatian serius. Menkes menegaskan satu Puskesmas idealnya melayani maksimal 25 ribu penduduk, dengan akses masyarakat dari wilayah terjauh menuju fasilitas kesehatan tidak lebih dari dua jam perjalanan.

Selain penguatan Puskesmas, pemerintah pusat juga menyiapkan renovasi terhadap 450 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) serta dukungan operasional bagi Puskesmas. Insentif tambahan bagi dokter umum dan dokter gigi turut menjadi bagian dari paket kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan.

Wali Kota: Kendala Kesehatan di Daerah Akan Mendapat Solusi

Muhammad Sinen menyambut baik respons Kementerian Kesehatan terhadap kebutuhan daerah. Ia optimistis berbagai kendala yang selama ini dihadapi sektor kesehatan di Kota Tidore Kepulauan akan mendapat solusi melalui dukungan pemerintah pusat.

"Apa yang menjadi kendala kesehatan di daerah dipastikan akan diperhatikan oleh Kementerian Kesehatan di tahun mendatang. Terkait tunjangan dan pendapatan dokter yang disampaikan oleh Menkes, itu juga akan menjadi prioritas," kata Muhammad Sinen.

Meski kebijakan efisiensi anggaran tengah berjalan di kementerian, Budi Gunadi memastikan program prioritas peningkatan mutu layanan kesehatan tetap berjalan. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan infrastruktur kesehatan, peningkatan kualitas pelayanan medis, serta perhatian lebih terhadap kesejahteraan tenaga kesehatan di Kota Tidore Kepulauan.

Reporter: Sutomo
Sumber: halmaherapost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top