TERNATE — Panitia peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Kota Ternate memasuki tahap akhir persiapan. Seluruh unsur yang terlibat, mulai dari TNI-Polri hingga Pemerintah Kota Ternate, dipastikan siap mengawal rangkaian acara hingga puncak peringatan 17 Agustus 2026.
Ketua Panitia HUT RI ke-81 Kota Ternate, Firman Mudaffar Sjah, menegaskan rapat koordinasi yang digelar merupakan tahapan terakhir sebelum pelaksanaan di lapangan. "Ini rapat terakhir. Semua bagian sudah siap, TNI-Polri maupun dari pemerintah kota sendiri dan para pendukung semua sudah siap," ujarnya usai rapat.
Panitia telah menyusun agenda padat menjelang puncak peringatan. Kegiatan akan diawali dengan geladi kotor pada 13 Agustus 2026, kemudian dilanjutkan geladi bersih pada 15 Agustus.
Pada malam 15 Agustus, panitia menjadwalkan pengukuhan pasukan Paskibraka yang akan bertugas dalam upacara peringatan. Keesokan harinya, 16 Agustus, rangkaian dilanjutkan dengan pawai obor.
Tepat tengah malam nanti, panitia akan menggelar renungan suci untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus menyambut detik-detik proklamasi kemerdekaan. Firman menekankan seluruh tahapan telah dikoordinasikan agar berjalan dalam satu kesatuan. "Jadi tidak terpisah, supaya satu gugus berjalan," katanya.
Selain kesiapan teknis, panitia juga memprioritaskan koordinasi dengan warga dan pelaku usaha di sekitar lokasi kegiatan. Lurah dari Salero dan Soasio dilibatkan sebagai penanggung jawab wilayah untuk mengatur aktivitas pedagang dan UMKM di kawasan Lapangan Salero.
Surat pemberitahuan mengenai penghentian sementara aktivitas pedagang telah disampaikan. Firman meminta para pedagang mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan demi suksesnya peringatan kemerdekaan. "Surat memang sudah sampai juga ke penjual. Para pedagang UKM ini diminta kerja samanya satu minggu ini," jelasnya.