Pencarian

Ko Nan Wartawan Senior Maluku Utara Tutup Usia, Sosok Penyabar yang Tegas Membela Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 • 18:38:01 WIB
Ko Nan Wartawan Senior Maluku Utara Tutup Usia, Sosok Penyabar yang Tegas Membela Jurnalis
Wartawan senior Maluku Utara, Adnan Ways, meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Dharma Ibu, Kota Ternate, Selasa (11/8/2026).

TERNATE — Kabar duka menyelimuti insan pers di Maluku Utara. Adnan Ways, wartawan senior yang juga pernah menjabat sebagai Sekretaris dan Wakil Ketua PWI, mengembuskan napas terakhirnya saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Dharma Ibu, Kota Ternate, Selasa (11/8/2026). Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi para kolega yang mengenalnya sebagai sosok guru dan orang tua.

Selama berkarier di dunia jurnalistik, Ko Nan—sapaan akrabnya—dikenal sangat sopan dan tidak pernah mengeluarkan kata-kata yang menyinggung perasaan rekan sejawat. Ia juga dikenal sebagai pribadi yang ramah dan mudah ditemui kapan saja, termasuk di basecamp-nya yang berada di samping Masjid Al-Munawwar.

Jurnalis yang Tegas Membela Rekan Sejawat

Di balik sikapnya yang penyabar, Ko Nan adalah sosok yang tegas dalam memperjuangkan hak-hak jurnalis. Salah satu momen yang tak terlupakan adalah ketika terjadi aksi pemukulan terhadap seorang jurnalis oleh oknum polisi. Saat itu, Ko Nan yang menjabat sebagai Wakil Ketua PWI langsung mengambil komando.

Melalui grup WhatsApp, ia menggerakkan seluruh jurnalis PWI untuk berkumpul di kantor Indotimur.com di Kelurahan Takoma, Kecamatan Ternate Tengah. Dengan tegas, ia memerintahkan aksi turun ke jalan sebagai bentuk protes atas kekerasan yang menimpa rekan mereka.

"Besok kita harus turun demo sebagai bentuk protes atas kekerasan terhadap jurnalis!" tegas Ko Nan saat itu.

Karya Jurnalistik yang Halus dan Mudah Dibaca

Ko Nan dikenal melalui karya-karya tulisannya yang nikmat dibaca. Setiap peristiwa yang ia temukan di lapangan mampu dituangkan dalam bentuk feature dengan narasi halus dan mudah dipahami. Redaksi media Aspirasi pun merasa sangat kehilangan sosok penyabar yang tidak pernah marah ini.

Kepeduliannya terhadap dunia pers di Maluku Utara tidak sebatas pada tugas-tugas jurnalistik. Ko Nan aktif mendorong agar pers tetap menjadi pilar penting yang menyuarakan kepentingan masyarakat, terutama di tengah pesatnya investasi tambang dan jeritan para petani kopra.

Semangat Jurnalistik yang Tak Pernah Padam

Meski usianya tak lagi muda, semangat jurnalistik Ko Nan tetap membara. Sikap tawaduk dan kritis selalu lahir dari pemikiran cerdasnya. Kepergiannya meninggalkan kesan mendalam bagi siapa saja yang pernah mengenalnya, dan sosoknya akan selalu abadi dalam ingatan keluarga serta kawan sejawat.

"SELAMAT jalan, senior…" tulis Alfajri A. Rahman dalam laporannya. "Bagi kami, kepergian Ko Nan adalah perpisahan untuk selamanya. Di mata kawan-kawan jurnalis, Ko Nan adalah guru, orang tua, sekaligus kakak yang terus memberikan perhatian serius terhadap kemerdekaan pers di Maluku Utara."

Follow halmahera24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tandaseru.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks