MALUKU UTARA — Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa sebanyak 71.744 sekolah telah diperbaiki selama dua tahun pemerintahannya berjalan. Angka tersebut mencakup perbaikan menyeluruh, mulai dari ruang kelas rusak, sanitasi, hingga fasilitas penunjang pembelajaran lainnya.
Kepala Negara menegaskan bahwa program perbaikan sekolah ini merupakan yang terbesar dalam sejarah Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan publik dalam sebuah forum yang membahas capaian kinerja pemerintah di bidang pendidikan.
Dengan total 71.744 sekolah yang ditangani, pemerintah rata-rata memperbaiki sekitar 35.872 unit sekolah setiap tahunnya. Jumlah ini jauh melampaui realisasi program rehabilitasi sekolah pada periode pemerintahan sebelumnya yang rata-rata hanya menyentuh angka belasan ribu unit per tahun.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia nasional. Perbaikan difokuskan pada sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan berat dan sedang di berbagai jenjang, dari tingkat dasar hingga menengah.
Pemerintah menempatkan daerah-daerah terpencil dan tertinggal sebagai prioritas utama dalam pelaksanaan program ini. Pendistribusian anggaran dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat urgensi kerusakan serta aksesibilitas lokasi sekolah.
Kementerian terkait diminta untuk memastikan proses pengerjaan berjalan transparan dan tepat sasaran. Pengawasan ketat dilakukan untuk mencegah praktik mark-up anggaran yang kerap terjadi pada proyek-proyek infrastruktur pemerintah di masa lalu.
Perbaikan fasilitas ini berdampak langsung pada kenyamanan dan kualitas proses belajar mengajar di ribuan sekolah. Sebelumnya, banyak siswa terpaksa belajar di ruangan yang tidak layak dengan kondisi atap bocor, dinding retak, dan fasilitas sanitasi yang memprihatinkan.
Presiden menekankan bahwa pendidikan adalah fondasi utama pembangunan bangsa. Ia berkomitmen melanjutkan program ini pada tahun-tahun berikutnya hingga seluruh sekolah di Indonesia memiliki infrastruktur yang layak.
"Ini adalah perbaikan terbesar dalam sejarah," ujar Prabowo dalam pernyataannya yang dikutip dari bahan berita, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus berinvestasi di sektor pendidikan.
Pemerintah kini menyiapkan mekanisme pemeliharaan berkala agar sekolah-sekolah yang telah diperbaiki tidak kembali rusak dalam jangka pendek. Dana alokasi khusus untuk pemeliharaan akan digulirkan melalui pemerintah daerah masing-masing.
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan audit menyeluruh terhadap kualitas hasil pekerjaan perbaikan yang telah dilakukan. Temuan lapangan akan menjadi dasar evaluasi untuk perbaikan eksekusi anggaran pada periode berikutnya.