MALUKU UTARA — Peluang Liverpool untuk mendatangkan Bradley Barcola di bursa transfer musim panas ini kembali terbuka. Sinyal itu muncul setelah presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi, tidak bisa memastikan masa depan pemain asal Prancis tersebut di Parc des Princes.
Al-Khelaifi hanya menegaskan bahwa Barcola saat ini masih berstatus pemain PSG, namun keputusan final soal kepergiannya belum diambil. Pernyataan ini menjadi angin segar bagi The Reds yang tengah berburu tambahan amunisi di lini sayap.
"Saya tidak bisa memastikan apakah dia akan hengkang atau tidak. Saat ini, dia masih pemain PSG. Kita lihat saja nanti," ujar Al-Khelaifi kepada Canal Plus. Pernyataan tersebut tidak menutup kemungkinan negosiasi, sekaligus tidak memberikan kepastian penuh kepada klub peminat.
Liverpool sebelumnya sempat kesulitan karena PSG membanderol Barcola dengan harga selangit, mencapai 145 juta poundsterling. Arsenal juga dilaporkan memantau situasi pemain yang direkrut dari Olympique Lyon pada 2023 itu.
Situasi di dalam skuad PSG juga menambah spekulasi. Barcola hanya menjadi penghangat bangku cadangan saat PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 pada Piala Super UEFA di Salzburg, Rabu (12/8) lalu. Ia tidak dimainkan sama sekali dalam laga tersebut.
Yang lebih menarik, dua nama yang berada di atasnya dalam hierarki lini depan justru tampil gemilang. Khvicha Kvaratskhelia dan Desire Doue masing-masing mencetak gol kemenangan PSG. Kondisi ini tentu mengancam peluang Barcola mendapatkan menit bermain reguler.
Dari sisi Liverpool, kebutuhan akan pemain sayap baru bukanlah rahasia. Pelatih Andoni Iraola sebelumnya secara terbuka mengakui timnya perlu menambah opsi di sektor tersebut sebelum jendela transfer awal musim ditutup.
Dengan PSG yang kini tidak lagi menutup pintu sepenuhnya, Liverpool memiliki pijakan untuk kembali bernegosiasi. Waktu yang tersisa sebelum penutupan bursa akan menjadi penentu apakah The Reds mampu memenuhi permintaan mahal PSG atau harus mencari alternatif lain.