PTPN Group dan InJourney Garap Desa Bulok Jadi Destinasi Wisata, 810 Bibit Kelapa Ditanam saat HUT RI

Penulis: Sutomo  •  Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:04:01 WIB
Relawan menanam 810 bibit kelapa di kawasan pesisir Pantai Teluk Nipah, Desa Bulok, sebagai bagian dari program kolaborasi PTPN Group dan InJourney Group.

MALUKU UTARA — Desa Bulok di Kecamatan Kalianda menyimpan potensi besar di kawasan Pantai Teluk Nipah, tetapi belum dikelola maksimal. Lewat kolaborasi lintas BUMN, kawasan ini bakal diarahkan menjadi desa wisata yang berdaya secara ekonomi tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

PTPN Group menggandeng InJourney Group—holding BUMN aviasi dan pariwisata—untuk menghadirkan program pemberdayaan selama empat hari. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia yang tersebar di sebelas lokasi di seluruh negeri.

Empat Hari, Tiga Klaster, Dua Belas Kegiatan

Program di Lampung Selatan melibatkan PTPN III (Persero), subholding PTPN I (Persero), PT Angkasa Pura Indonesia, dan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC). Selama 16–19 Agustus 2026, relawan akan menjalankan aksi yang terbagi dalam tiga fokus utama.

Klaster pertama menyasar kelestarian lingkungan dan infrastruktur. Relawan akan membersihkan pantai, membuat tempat sampah, memperbaiki rumah ibadah, dan menanam 810 bibit kelapa di area pesisir.

Klaster kedua berfokus pada pemberdayaan ekonomi. Warga setempat, khususnya pelaku UMKM dan pengelola guest house, akan mendapat pelatihan digitalisasi usaha, pengelolaan media sosial, penyusunan laporan keuangan, hingga standar pelayanan pariwisata.

Sementara klaster ketiga mencakup layanan sosial dan pendidikan. Relawan mengajar, layanan Posyandu, pemeriksaan kesehatan gratis, serta berbagai kegiatan peringatan kemerdekaan akan digelar bersamaan.

Sinergi BUMN untuk Desa Wisata Berkelanjutan

Direktur Utama PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak berhenti pada agenda seremonial empat hari. Pihaknya ingin membangun kemitraan jangka panjang dengan masyarakat Desa Bulok agar potensi lokal terus tumbuh.

“PTPN Group bersama InJourney Group ingin memastikan bahwa kolaborasi ini tidak berhenti pada kegiatan selama beberapa hari, tetapi menjadi awal dari kemitraan yang berkelanjutan bersama masyarakat Desa Bulok agar potensi yang dimiliki dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi maupun sosial,” ujar Denaldy dalam keterangan tertulis, Jumat (14/8).

Ia menambahkan, momentum HUT ke-81 RI menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan diwujudkan lewat aksi nyata dan gotong royong. Keberhasilan program, kata dia, diukur dari dampak yang terus tumbuh setelah kegiatan usai.

Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman, menilai program kerelawanan ini menjadi ruang bagi insan BUMN untuk belajar dan berbagi bersama masyarakat.

“Bagi InJourney, Relawan Bakti BUMN bukan sekadar kegiatan kerelawanan, tetapi juga menjadi ruang bagi insan BUMN untuk belajar, berbagi, dan tumbuh bersama masyarakat. Kami percaya bahwa pembangunan pariwisata yang berkelanjutan harus menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dari prosesnya,” kata Herdy.

Dukungan Pemda dan Target Dampak Jangka Panjang

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan turut mendukung penuh pelaksanaan program ini. Sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN diharapkan mampu mempercepat pemberdayaan masyarakat sekaligus memperkuat posisi Desa Bulok sebagai destinasi wisata berkelanjutan.

Pemilihan Desa Bulok bukan tanpa alasan. Kawasan Pantai Teluk Nipah dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat. Namun, sejumlah tantangan masih membayangi, mulai dari pengelolaan sampah, kapasitas UMKM yang belum mumpuni, kualitas layanan pariwisata, hingga akses pendidikan yang terbatas.

Rangkaian kegiatan akan dimulai Minggu (16/8) dan menjadi bagian dari gerakan kolaboratif BUMN untuk memperkuat desa, menjaga lingkungan pesisir, dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah perayaan kemerdekaan.

Reporter: Sutomo
Sumber: jurnas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top