MALUKU UTARA — Aktor Jack Coleman buka suara soal kepergian Hayden Panettiere, lawan mainnya di serial Heroes yang ditemukan meninggal di kediamannya di Los Angeles. Dalam unggahan di media sosial, Coleman yang berperan sebagai ayah Panettiere di layar kaca, menyebut dirinya "patah hati" dan kesulitan merangkai kata.
"Aku mencintaimu, Hayden. Aku akan merindukanmu. Aku turut berduka atas penderitaanmu," tulis Coleman dalam bagian akhir unggahannya, seperti dikutip dari The Hollywood Reporter.
Coleman mengenang pertemuan pertamanya dengan Panettiere saat syuting pilot Heroes dua dekade lalu. Saat itu, Panettiere yang masih berusia 16 tahun memperkenalkan diri dengan memeluknya sambil berteriak "daddy". Sejak hari itu, aktris tersebut memanggilnya "daddio".
Ia juga menceritakan kemampuan akting Panettiere yang dinilainya luar biasa untuk usia semuda itu. Dalam salah satu adegan awal, air mata Panettiere mengalir di baris dialog yang sama, take demi take. Ketika Coleman memuji tekniknya, Panettiere menegaskan itu bukan sekadar teknik.
"Aku bukan anjing terlatih. Aku merasakannya dan air mata itu datang tepat pada momen itu," kenang Coleman menirukan perkataan Panettiere kala itu.
Di usianya yang ke-17, Panettiere sempat menempati posisi teratas di IMDB Pro. Namun, ketenaran itu datang dengan harga mahal. Coleman mengungkapkan bahwa Panettiere kerap mendapat pertanyaan tidak sopan yang bernuansa misoginis, seperti "kapan kamu akan hancur?"
"Dia diburu. Ke mana pun dia pergi, ada fotografer dengan lensa 300 milimeter—jenis lensa yang bisa membuat aktivitas paling polos sekalipun tampak mencurigakan," tulis Coleman. Ia menambahkan, paparazzi bahkan pernah bersembunyi di semak-semak belakang rumahnya dan menerobos halaman tetangga hanya untuk mengambil foto Panettiere.
Menurut Coleman, tidak seharusnya seorang remaja menjadi sasaran perlakuan seperti itu. Ia menilai pertanyaan-pertanyaan yang diajukan media kepada Panettiere saat itu adalah bentuk provokasi yang tidak adil.
Panettiere ditemukan meninggal dunia pada Minggu (16/2) di kediamannya. Kantor Koroner Greenville County menyatakan penyebab dan cara kematian masih menunggu penyelidikan lebih lanjut, namun tidak ditemukan tanda-tanda trauma pada tubuhnya.
Aktris yang dikenal lewat perannya sebagai Claire Bennet ini meninggalkan orang tua dan putrinya, Kaya, hasil pernikahannya dengan petinju asal Ukraina, Wladimir Klitschko. Coleman menutup unggahannya dengan doa dan harapan agar rekannya itu kini beristirahat dengan tenang.
"Aku hanya berharap kamu mendapatkan perlindungan yang sama seperti yang kamu berikan untuk orang lain. Selamat malam, gadis manis. Semoga para malaikat membawamu ke tempat peristirahatanmu," tutupnya.