Pencarian

Sehari Bisa Padam 5 Kali Tanpa Pemberitahuan, Warga Morotai Utara Tuntut Evaluasi PLN

Kamis, 21 Mei 2026 • 12:50:02 WIB
Sehari Bisa Padam 5 Kali Tanpa Pemberitahuan, Warga Morotai Utara Tuntut Evaluasi PLN
Warga Morotai Utara mengalami pemadaman listrik hingga lima kali sehari tanpa pemberitahuan.

MOROTAI — Intensitas pemadaman listrik di Kecamatan Morotai Utara, Kabupaten Pulau Morotai, terus meningkat pada tahun ini. Warga setempat mengaku tidak menerima pemberitahuan apapun dari PLN, sehingga mereka kesulitan mengantisipasi dampak terhadap peralatan elektronik di rumah masing-masing.

Absan, seorang warga Morotai Utara, mengatakan kondisi ini sudah berlangsung lama tetapi jauh lebih parah pada 2026. “Bayangkan dalam sehari itu bisa 4 sampai 5 kali padam,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).

Alasan Jaringan Dipertanyakan Warga

Pihak PLN sebelumnya pernah dipanggil aparat Polsek Morotai Utara untuk dimintai penjelasan. Namun, jawaban petugas saat itu dinilai belum memberikan kepastian. “Waktu itu sempat polisi panggil petugas PLN di Polsek, dan jawaban dari pihak PLN katanya soal pemadaman itu kewenangan PLN di Daruba,” kata Absan.

Warga juga meragukan alasan gangguan jaringan yang kerap disampaikan PLN. Sebab, mereka jarang melihat aktivitas perawatan atau pembersihan jaringan listrik di wilayah tersebut. “Kalau alasan jaringan, sementara kita tidak pernah lihat petugas PLN melakukan pembersihan jaringan. Jadi kami menduga ini sengaja dipadamkan,” ujarnya.

Kerugian Warga Capai Puluhan Juta?

Pemadaman yang terjadi tanpa jadwal jelas menyebabkan sejumlah alat elektronik warga mengalami kerusakan. Absan menyebut banyak tetangganya yang mengeluhkan hal serupa, meskipun ia tidak merinci total kerugian secara pasti. “Banyak alat elektronik warga yang rusak karena listrik sering padam menyala,” katanya.

Kondisi ini memicu kekhawatiran warga terhadap aktivitas sehari-hari. Beberapa di antaranya bergantung pada pasokan listrik untuk usaha kecil, seperti menjalankan kulkas atau mesin pendingin.

Warga Minta Pemda Turun Tangan

Absan berharap Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai segera menyampaikan keluhan ini ke PLN pusat. “Kami berharap keluhan warga ini bisa diakomodir oleh pemerintah daerah untuk disampaikan ke PLN pusat agar kinerja PLN Morotai dievaluasi. Bila perlu kalau ada yang bermain langsung dipecat,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari PLN Morotai maupun Pemkab Pulau Morotai terkait keluhan warga. Warga berharap persoalan ini tidak berlarut-larut dan segera mendapat perhatian serius dari pihak berwenang.

Bagikan
Sumber: halmaherapost.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks