TERNATE — Prosesi pelantikan berlangsung di Gamalama Ballroom, Bela Hotel Ternate, dengan suasana khidmat. Berdasarkan Surat Keputusan PBTI Nomor: 14/PBTI/2026, Asadul Usud Boyratan resmi menjabat sebagai Ketua Umum dan Handoko sebagai Sekretaris Umum Pengprov Taekwondo Malut untuk periode 2026-2030.
Target: Lahirkan Atlet Murni Malut ke Olimpiade
Letjen TNI Richard TH. Tampubolon menyebut komposisi pengurus baru memiliki aura penuh harapan dan visi besar. Namun ia mengingatkan bahwa esensi Taekwondo bukan sekadar medali, melainkan pembentukan karakter.
"Nilai utama Taekwondo yang pertama adalah menciptakan jiwa respect, disiplin yang tinggi, fighting spirit, dan jiwa esprit de corps. Saya berharap di bawah kepemimpinan pengurus baru, Taekwondo Malut menjadi organisasi yang bersatu, berprestasi, dan solid," tegasnya di hadapan ratusan atlet dan undangan.
Ia juga membagikan kabar baik: Indonesia berhasil meloloskan rekor tiga atlet Taekwondo ke Asian Games tahun ini. "Kita berharap capaian ini tidak berhenti di sini, melainkan berlanjut sebagai jembatan menuju Olimpiade," ungkapnya yang disambut tepuk tangan hadirin.
Gubernur Sherly Terima Sabuk Hitam Kehormatan
Acara pelantikan dirangkaikan dengan penyematan sabuk hitam kehormatan kepada Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos. Prosesi dilakukan langsung oleh Ketum PBTI didampingi Master Taekwondo asal Korea Selatan dari Organisasi Kukkiwon Internasional, Mr. Kwak Youngmin.
Penyematan itu berlangsung sesaat sebelum pembukaan turnamen Gubernur Cup North Moluccas. Hadir pula Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, Kapolda Malut Brigjen Pol. Arif Budiman, Danrem 152/Babullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, serta Wakil Gubernur sekaligus Ketua Umum KONI Malut, H. Sarbin Sehe.
Pemprov Malut Dinilai Punya Komitmen Penuh
Ketum PBTI memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara di bawah kepemimpinan Sherly-Sarbin serta jajaran Forkopimda. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi variabel paling penting dalam pembinaan olahraga.
"Saya melihat peluang cabang olahraga Taekwondo di Maluku Utara ini cukup besar. Ada kepedulian yang luar biasa dari Ibu Gubernur, Pak Wagub, Bapak Pangdam, dan seluruh jajaran Forkopimda Malut," ungkap Letjen TNI Richard.
Pembinaan Usia Dini Jadi Kunci
Menutup arahannya, Ketum PBTI berharap kepengurusan baru bisa mengelola pembinaan secara profesional sejak usia dini — mulai dari kategori pre-cadet, cadet, hingga junior. "Saya sangat berharap ada atlet murni dari Maluku Utara yang bisa kita orbitkan ke pentas dunia," pungkasnya.