Pencarian

KONI Halmahera Selatan Targetkan Papan Atas Klasemen PORPROV Maluku Utara, Siapkan Atlet di 12 Cabor

Jumat, 05 Juni 2026 • 17:01:01 WIB
KONI Halmahera Selatan Targetkan Papan Atas Klasemen PORPROV Maluku Utara, Siapkan Atlet di 12 Cabor
Atlet KONI Halmahera Selatan menjalani pelatihan intensif persiapan PORPROV Maluku Utara.

LABUHA — KONI Halmahera Selatan tidak ingin sekadar menjadi peserta di ajang PORPROV Maluku Utara. Target yang dipasang jelas: menembus jajaran papan atas klasemen akhir. Ambisi ini lahir dari hasil evaluasi menyeluruh terhadap performa atlet dan sejumlah cabang olahraga yang dinilai memiliki peluang emas.

12 Cabang Olahraga Andalan

Untuk mewujudkan target tersebut, KONI Halsel telah memetakan kekuatan atlet di 12 cabang olahraga (cabor). Cabor-cabor ini dinilai memiliki potensi besar untuk menyumbang medali. Beberapa di antaranya adalah atletik, pencak silat, dan olahraga bela diri lain yang selama ini menjadi lumbung emas bagi kontingen Halsel.

“Kami tidak asal pasang target. Semua berdasarkan data dan hasil evaluasi dari even sebelumnya,” ujar salah satu pengurus KONI Halsel. Pihaknya juga telah memulai pemusatan latihan secara intensif untuk menjaga kondisi fisik dan teknik para atlet.

Strategi Berburu Medali

KONI Halsel tidak hanya mengandalkan satu atau dua cabor andalan. Strategi yang disusun adalah menyebar kekuatan secara merata di 12 cabor yang telah ditetapkan. Setiap cabor diminta untuk menyiapkan atlet terbaiknya dan mengikuti program latihan yang telah dijadwalkan.

“Kami ingin setiap cabor punya kontribusi. Tidak ada yang dibebani sendiri-sendiri,” tambahnya. Pendekatan ini diharapkan bisa meminimalkan risiko kegagalan di satu cabor dan tetap menjaga posisi kontingen di papan atas.

Apa yang Berbeda dari Sebelumnya?

Pada PORPROV Maluku Utara edisi sebelumnya, posisi Halmahera Selatan masih di luar tiga besar. Kekalahan di beberapa cabor unggulan menjadi catatan penting. Kini, KONI Halsel melakukan pendekatan berbeda: memperkuat mental atlet dan memperbaiki manajemen pertandingan.

“Mental bertanding menjadi fokus kami. Banyak atlet yang secara teknik bagus, tapi kalah di momen krusial,” jelasnya. Selain itu, KONI juga memperbaiki sistem pengiriman atlet dan logistik agar tidak ada kendala teknis saat bertanding.

Langkah Selanjutnya: Uji Coba dan Seleksi Akhir

Dalam waktu dekat, KONI Halsel akan menggelar serangkaian uji coba dan seleksi akhir untuk memastikan atlet yang dikirim benar-benar dalam kondisi puncak. Proses ini juga untuk menyaring atlet yang tidak mampu mengikuti ritme latihan intensif.

“Kami tidak mau membawa atlet yang setengah-setengah. Semua harus siap tempur,” tegasnya. PORPROV Maluku Utara sendiri dijadwalkan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan, dan KONI Halsel bertekad untuk tampil beda dari edisi sebelumnya.

Bagikan
Sumber: ketik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks