MALUKU UTARA — Kunjungan itu merupakan rangkaian kegiatan sosial yang diinisiasi Andre bersama istri, Nurul Anastasia, untuk memperkenalkan putrinya pada realitas anak-anak terlantar. Panti di Jalan Sumatera, Ulak Karang Utara, tersebut saat ini menampung 27 anak, mulai dari bayi hingga balita yang kebanyakan dititipkan atau ditinggalkan orang tua di gerbang panti.
Bantuan Kedua dalam Sebulan Terakhir
Andre mengungkapkan bahwa donasi Rp30 juta dari Azizah merupakan kelanjutan dari bantuan sebelumnya. Sebulan lalu, politikus Fraksi Gerindra itu telah memberikan Rp25 juta yang digunakan untuk pembangunan kanopi di bagian depan panti.
“Insyaallah nanti kita akan lebih sering membawa Azizah ke panti-panti asuhan dan tempat-tempat sosial lainnya. Kita ingin berbagi kebahagiaan dengan mereka,” kata Andre dalam keterangan tertulis, Senin (8/6/2026).
Rencana Donatur Tetap Disambut Antusias Pengurus
Saat ditanya soal kemungkinan menjadi donatur tetap, Azizah menjawab singkat, “Insyaallah.” Pernyataan itu langsung disambut gembira oleh pengurus panti, Dewi Melinda, yang selama ini merawat bayi-bayi terlantar dengan sumber daya terbatas.
“Terima kasih Pak Andre dan istri. Terima kasih Kak Azizah,” ujar Dewi.
Nurul Anastasia tak bisa menyembunyikan rasa haru saat melihat kondisi anak-anak asuh. “Kami terenyuh melihat anak-anak yang seharusnya mendapat kehangatan dari orang tua mereka, harus berakhir di sini. Banyak di antara mereka yang ditelantarkan,” katanya.
Momen Kehangatan di Tengah Keterbatasan
Suasana kunjungan berlangsung cair. Anak-anak penghuni panti berebut mendekat, memeluk Nurul, bahkan meminta digendong oleh Azizah. Interaksi langsung itu menjadi momen yang paling dirindukan oleh anak-anak yang sehari-hari hanya ditemani pengasuh.
Menurut Andre, kegiatan sosial semacam ini bukan sekadar seremonial. “Kita ingin berbagi kebahagiaan dengan mereka dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.
Kunjungan keluarga Andre Rosiade meninggalkan kesan mendalam bagi pengurus panti. Dukungan dari berbagai pihak, menurut Dewi, sangat berarti bagi keberlangsungan panti yang setiap hari berupaya memberikan kehidupan yang lebih baik bagi puluhan bayi dan balita terlantar di Kota Padang.