TOBELO — Performa tim basket putri Kota Ternate di Porprov V Maluku Utara 2026 belum terbendung. Setelah menghancurkan Tidore Kepulauan 132-17 di laga perdana, giliran Halmahera Selatan menjadi korban keganasan Ternate, Kamis (11/6/2026).
Sejak kuarter pertama, Ternate langsung mendikte jalannya pertandingan. Pressing ketat dan transisi cepat membuat Halmahera Selatan kesulitan mengembangkan permainan. Lawan nyaris tak punya peluang mencetak angka.
Pressing Ketat dan Transisi Cepat Jadi Kunci
Dominasi Ternate berlangsung konsisten hingga akhir laga. Seluruh pemain yang diturunkan pelatih Sesa Syahrian Zeinsal mampu menjaga tempo dan terus memperlebar jarak skor secara signifikan.
Kunci permainan ada pada kerja sama tim yang rapi. Nailah Refornisa dan rekan-rekannya tampil solid dalam menjaga ritme. Pertahanan Halmahera Selatan jebol berkali-kali.
Pelatih Apresiasi Konsistensi, Target Emas Belum Bergeser
Pelatih Sesa Syahrian Zeinsal mengapresiasi konsistensi anak asuhnya yang tetap stabil di dua laga awal Porprov. “Bagus dan masih stabil. Kami fokus buat game selanjutnya,” ujarnya.
Meski mengantongi dua kemenangan besar, Sesa menegaskan timnya belum ingin cepat berpuas diri. Fokus penuh tetap dipertahankan untuk laga-laga berikutnya.
“Target kami menyelesaikan kewajiban meraih medali emas untuk Kota Ternate,” tandasnya.
Hasil ini menegaskan status Ternate sebagai salah satu tim unggulan di cabang basket putri Porprov V Maluku Utara 2026. Laga selanjutnya akan menjadi ujian seberapa jauh konsistensi tim asuhan Sesa Syahrian Zeinsal bisa bertahan.