Peringatan tahun baru hijriah tahun ini diberi tajuk Peaceful Muharram. Rangkaian kegiatan diawali dengan zikir dan doa bersama pada malam pergantian tahun, dilanjutkan dengan pawai taaruf yang berlangsung meriah di seluruh Maluku Utara. Pawai tersebut diikuti oleh jajaran Pemerintah Daerah, aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kemenag, pelajar dari lembaga pendidikan keagamaan, majelis taklim, serta ormas Islam setempat.
Kegiatan ini menjadi sarana syiar Islam sekaligus mempererat ukhuwah dan memperkuat semangat kebersamaan antarumat. Suasana pawai terlihat semarak di Kota Ternate, Tidore, hingga Halmahera.
Santunan Anak Yatim Jadi Program Unggulan
Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Maluku Utara, H. Machmud Zulkiram, menegaskan bahwa tema yang diangkat tahun ini mengandung pesan penting. Umat Islam tidak hanya diminta memperkuat hubungan dengan Allah SWT, tetapi juga solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.
"Salah satu bentuk penguatan umat yang kami lakukan adalah melalui program santunan kepada anak yatim dan piatu," ujar Zulkiram.
Program unggulan dalam rangkaian Peaceful Muharram adalah "Lebaran Anak Yatim" yang diperingati setiap tanggal 10 Muharram. Program ini menjadi bagian dari upaya Kemenag untuk menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.
Kolaborasi dengan BAZNAS di Kota Ternate
Khusus di Kota Ternate, Kemenag bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ternate untuk menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim. Kolaborasi ini merupakan implementasi nyata dari tema yang diusung tahun ini.
Melalui rangkaian kegiatan Peaceful Muharram 1448 Hijriah, Kemenag berharap semangat menebar maslahat dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Tujuannya, tercipta umat yang kuat, harmonis, dan saling peduli satu sama lain di seluruh Maluku Utara.