LABUHA — Kebutuhan listrik yang andal menjadi syarat mutlak bagi operasional bandara yang melayani mobilitas warga dan distribusi logistik. PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ternate melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bacan telah merampungkan proses energize penambahan daya di Bandara Oesman Sadik pekan lalu.
Daya Naik 105,5 kVA untuk Akomodasi Fasilitas Baru
Penambahan daya sebesar 105,5 kVA ini bukan sekadar peningkatan angka. General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, menegaskan bahwa keandalan listrik pada infrastruktur strategis seperti bandara berdampak langsung pada pelayanan publik.
“Bandara merupakan salah satu gerbang konektivitas yang mendukung aktivitas masyarakat, dunia usaha, pemerintahan, hingga sektor pariwisata. PLN berkomitmen memastikan kebutuhan listrik pada infrastruktur strategis dapat terpenuhi secara andal,” ujar Noer dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.
Dengan kapasitas 147 kVA, sistem penerangan landasan pacu, peralatan navigasi, hingga ruang tunggu penumpang di bandara yang menjadi pintu gerbang Halmahera Selatan itu bisa beroperasi tanpa khawatir terjadi pemadaman atau kekurangan beban.
PLU: Dampak Langsung ke Pelayanan Penumpang dan Logistik
Manager UP3 Ternate, Mufid Arianto, menyebutkan bahwa peningkatan daya ini merupakan respons atas kebutuhan operasional yang terus berkembang. Pihaknya memastikan layanan kelistrikan bagi pelanggan strategis terus ditingkatkan.
“Peningkatan kapasitas daya di Bandara Oesman Sadik merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung infrastruktur publik yang memiliki peran penting bagi masyarakat. Kami terus memastikan kebutuhan listrik pelanggan strategis dapat terpenuhi secara andal,” kata Mufid.
Keandalan listrik di bandara menjadi faktor krusial, terutama saat musim libur atau cuaca buruk yang kerap melanda wilayah kepulauan. Gangguan listrik sekecil apa pun bisa mengakibatkan penundaan penerbangan yang merugikan penumpang dan aktivitas ekonomi.
Tanggapan Pengelola Bandara: Operasional Kini Lebih Tenang
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Oesman Sadik, Muhammad Hariddin, menyambut baik langkah PLN. Ia menyebut peningkatan daya ini memberikan kepastian bagi pihaknya dalam merencanakan pengembangan layanan ke depan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN atas dukungan dan pelayanan yang diberikan. Dengan peningkatan daya ini, operasional bandara menjadi lebih andal sehingga kami dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan pengguna jasa transportasi udara,” ungkapnya.
Sebagai bandara yang melayani rute-rute perintis dan komersial di Maluku Utara, Oesman Sadik menjadi tulang punggung mobilitas warga Halmahera Selatan yang tersebar di puluhan pulau. Kini, dengan pasokan listrik yang lebih besar, frekuensi penerbangan dan kualitas layanan diharapkan bisa terus ditingkatkan.