TERNATE — Kantor SAR Ternate langsung mengerahkan personel dari Unit Siaga SAR Halmahera Selatan setelah menerima laporan dari Kepala Desa Koititi. Titik koordinat perkiraan lokasi kejadian (Last Known Position/LKP) berada di posisi 0°21’9.72”S / 127°47’20.93”E.
Berangkat Melaut Pagi, Tak Pulang Hingga Malam
Korban berangkat melaut sekitar pukul 07.00 WIT menggunakan perahu longboat. Di tengah laut, ia sempat bertemu dan beristirahat bersama rekan-rekan sesama nelayan di sebuah rumpon.
Sekitar pukul 11.30 WIT, Alan berpisah dengan rekan-rekannya untuk melanjutkan memancing. Hingga malam hari, ia tak kunjung pulang. Keluarga bersama warga setempat melakukan pencarian mandiri keesokan harinya dan menemukan perahunya terdampar.
Pencarian Melibatkan Polairud Hingga Nelayan Setempat
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, melalui Kasubsie Operasi dan Siaga Ferdinando Jofandri, mengonfirmasi bahwa tim gabungan telah diterjunkan. “Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih terus berupaya keras melakukan penyisiran dan pencarian terhadap korban,” ujar Ferdinando dalam keterangan resmi, Selasa (30/6/2026).
Operasi SAR melibatkan Tim Rescue USS Halsel, Polairud Bacan, TNI-AL Bacan, serta masyarakat dan nelayan setempat.
Ciri-ciri Korban: Kaos Merah Tua, Berusia 53 Tahun
Warga yang beraktivitas di sekitar perairan Gane Barat diminta membantu proses pencarian. Alan Marasaoli terakhir diketahui mengenakan kaos berwarna merah tua. Ia beralamat di Desa Koititi, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan.