Pencarian

Bupati Halmahera Tengah Serahkan 30 SHM dan Bantuan Ekonomi ke Warga Transmigrasi Desa Waleh

Rabu, 01 Juli 2026 • 12:38:01 WIB
Bupati Halmahera Tengah Serahkan 30 SHM dan Bantuan Ekonomi ke Warga Transmigrasi Desa Waleh
Bupati Halmahera Tengah menyerahkan 30 Sertifikat Hak Milik kepada warga transmigrasi Desa Waleh.

HALTENG — Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah menyalurkan paket bantuan ekonomi dan legalitas tanah secara bersamaan kepada warga transmigrasi di Desa Waleh, Kecamatan Weda Timur, Selasa (30/6/2026). Bupati Ikram Malan Sangadji yang hadir langsung dalam kegiatan itu menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen daerah untuk memperkuat perekonomian desa sekaligus memberikan kepastian hukum atas lahan garapan warga.

Sebanyak 30 Sertifikat Hak Milik (SHM) tanah transmigrasi diserahkan melalui fasilitasi Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja bersama Kantor Pertanahan Nasional (BPN) Halmahera Tengah. Bupati berpesan agar dokumen tersebut tidak diperjualbelikan.

"Sertifikat ini merupakan bukti hukum kepemilikan tanah yang sangat berharga. Saya berharap masyarakat dapat memanfaatkannya secara bijaksana untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, bukan untuk diperjualbelikan," ujar Ikram dalam sambutannya.

Paket Bantuan Ekonomi: Gerobak Sayur hingga Mesin Pengolahan Sagu

Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja menyalurkan 20 unit gerobak sayur kepada 20 penerima manfaat, mesin alkon untuk budidaya ikan nila, serta mesin pengolahan sagu bagi dua kelompok masyarakat. Selain itu, 30 warga menerima bantuan tunai Rp1 juta per orang sebagai stimulus pengembangan usaha produktif.

Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Halmahera Tengah, Fauzan Anshari Manggalaputra, menyatakan seluruh bantuan diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi warga transmigrasi. "Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan produk unggulan lokal yang memiliki daya saing di pasar yang lebih luas," katanya.

23 Hektare Lahan Pertanian Dapat Program Optimasi

Di sektor pertanian, Dinas Pertanian setempat mengalokasikan program optimasi lahan seluas 23 hektare. Kepala Dinas Pertanian Lutfi Tutupoho menjelaskan, bantuan mencakup biaya pengolahan lahan Rp1 juta per hektare, biaya pencabutan bibit Rp1 juta, biaya penanaman Rp1,2 juta, dan biaya panen Rp1,5 juta. Pemerintah juga menyediakan pupuk, obat-obatan pertanian, mesin selep, serta mesin pengering hasil pertanian.

Infrastruktur Desa Waleh: Jembatan Beton dan Jalan Aspal Mulai Terbangun

Bupati Ikram mengapresiasi percepatan pembangunan di Desa Waleh yang dinilainya jauh lebih maju dibanding beberapa tahun lalu. Jembatan desa kini telah dibangun dengan konstruksi beton, sementara jalan desa sudah menjalani pengerasan dan pengaspalan. Pemerintah daerah berencana melanjutkan peningkatan akses jalan menuju permukiman warga agar mobilitas semakin lancar.

Ikram juga mengingatkan penerima bantuan Rumah Layak Huni agar tidak memindahtangankan rumah yang telah diberikan. "Bagi saya sebagai kepala daerah, melihat masyarakat memiliki rumah yang layak adalah sebuah kebahagiaan dan kepuasan tersendiri," tuturnya.

Pemerintah daerah memastikan pendataan penerima bantuan terus berjalan secara bertahap. Warga yang belum memperoleh bantuan diminta berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memvalidasi data agar bisa diusulkan pada tahap berikutnya.

Follow halmahera24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jurnalone.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks