HALMAHERA TENGAH — Program prioritas Bupati Halmahera Tengah di bidang perumahan kembali berlanjut tahun depan. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) memastikan pembangunan 27 unit rumah layak huni pada tahun anggaran 2026, meski jumlahnya berkurang tiga unit dari rencana awal 30 unit akibat penyesuaian anggaran.
Jumlah Berkurang, Anggaran Per Unit Capai Rp250 Juta
Kepala Bidang Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa DPMD Halmahera Tengah, Amir Hasyim, mengungkapkan pengurangan volume proyek merupakan hasil evaluasi kemampuan keuangan daerah. Dari total 27 unit, porsi terbanyak berada di Weda Selatan dengan 18 unit, sisanya di Patani sebanyak sembilan unit.
Anggaran per unit bervariasi tergantung zona. Untuk Zona I yang meliputi wilayah Weda, biaya pembangunan ditetapkan Rp230 juta per unit. Sementara Zona II di Patani lebih tinggi, yakni Rp250 juta per unit. Adapun besaran untuk Zona III masih dalam tahap perhitungan final.
Prioritas Janda dan Warga Berpenghasilan Rendah
Penerima bantuan tidak sembarangan. DPMD menetapkan sejumlah syarat ketat, di antaranya warga harus berdomisili di Halmahera Tengah dan masuk kategori masyarakat berpenghasilan rendah atau miskin. "Janda yang memenuhi kriteria juga menjadi prioritas penerima bantuan," ujar Amir.
Rumah yang dibangun merupakan tipe 36 dengan ukuran 6 x 7 meter. Proses konstruksi dikerjakan oleh pihak ketiga, CV Asfer Konstruksi, dengan mengacu pada spesifikasi teknis yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Realisasi 2025: 28 Unit Tersebar di Lima Kecamatan
Program ini bukan barang baru. Sebelumnya, pada tahun anggaran 2025, DPMD telah merealisasikan pembangunan 28 unit rumah layak huni yang tersebar di Kecamatan Weda Selatan, Weda, Weda Tengah, Patani, dan Patani Utara. Artinya, dalam dua tahun terakhir, total 55 unit telah atau akan dibangun di wilayah tersebut.
Melalui program ini, pemerintah daerah berharap semakin banyak warga kurang mampu yang memiliki hunian layak dan memenuhi standar kesehatan maupun keamanan. Ini menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan manusia di Halmahera Tengah.