Pencarian

Wali Kota Ternate: Revitalisasi Fort Oranje Jadi Strategi Tingkatkan PAD dan Serap Tenaga Kerja

Kamis, 27 Agustus 2026 • 15:32:31 WIB
Wali Kota Ternate: Revitalisasi Fort Oranje Jadi Strategi Tingkatkan PAD dan Serap Tenaga Kerja
Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menjadi pembicara dalam Simposium Internasional di Ternate, Kamis (27/8/2026).

TERNATE — Revitalisasi kawasan cagar budaya di Ternate tidak hanya dimaksudkan untuk menjaga warisan sejarah, tetapi juga diarahkan menjadi motor penggerak ekonomi baru. Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate meyakini pengelolaan kawasan pusaka mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menopang Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata.

Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menegaskan kebudayaan memiliki posisi strategis di tengah arus globalisasi dan digitalisasi. Menurutnya, pengembangan cagar budaya adalah investasi jangka panjang yang berdampak luas bagi perekonomian warga.

“Dalam konteks ini maka revitalisasi cagar budaya merupakan salah satu strategi meningkatkan PAD sekaligus merupakan sektor yang mampu menyerap tenaga kerja dan mendorong perkembangan investasi,” kata Tauhid saat menjadi pembicara dalam Simposium Internasional di Ternate, Kamis (27/8/2026).

Fort Oranje Jadi Prioritas Pengembangan Kawasan Pusaka

Salah satu kawasan yang menjadi perhatian utama adalah Fort Oranje. Revitalisasi benteng peninggalan kolonial ini mencakup pemanfaatan lahan dan bangunan, renovasi, rehabilitasi lingkungan, hingga peningkatan fungsi kawasan tanpa mengabaikan prinsip konservasi.

Pemkot Ternate menilai pengembangan Fort Oranje dapat menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitarnya. Kawasan pusaka tidak hanya berhenti sebagai ruang pelestarian sejarah, tetapi juga menjadi ruang ekonomi kreatif dan destinasi wisata berkelanjutan.

“Revitalisasi cagar budaya mempunyai peranan penting dalam pembangunan daerah, yaitu sebagai investasi dalam meningkatkan PAD, meratakan dan meningkatkan kesempatan kerja dan pendapatan masyarakat,” ujarnya.

Dukungan Kelembagaan dan Penguatan Diplomasi Budaya

Untuk memperkuat upaya pelestarian, Pemkot Ternate telah membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman melalui Peraturan Wali Kota Nomor 3 Tahun 2015. Lembaga ini bertugas mengelola pelestarian, pengembangan, dan pemanfaatan cagar budaya, museum, benteng, serta tinggalan sejarah lainnya.

Selain Fort Oranje, sejumlah museum juga masuk dalam agenda pengembangan, seperti Museum Alfred Russel Wallace, Museum Rempah Kota Ternate, dan Museum Memorial Kesultanan Ternate. Peningkatan fasilitas, promosi, dan pengelolaan kolaboratif menjadi bagian penting dari rencana ini.

Tauhid menambahkan, pengembangan kawasan pusaka ke depan akan diarahkan pada kerja sama internasional dan penguatan diplomasi budaya. Hal ini menjadi bagian dari peta jalan (roadmap) Ternate menuju kota pusaka.

Kolaborasi Multi-Pihak Jadi Kunci Keberlanjutan

Pemkot Ternate menekankan bahwa pengembangan kawasan pusaka tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan keterlibatan masyarakat, pemerintah, dan swasta agar pemanfaatan kawasan berjalan berkelanjutan.

“Perlu keterlibatan berbagai pihak yang saling terkait satu dengan yang lain dan tidak dapat dipisahkan, yaitu masyarakat, pemerintah serta swasta,” tegas Tauhid.

Penguatan partisipasi masyarakat, kepemilikan lokal, pemanfaatan sumber daya berkelanjutan, hingga pelatihan dan promosi menjadi arah pengembangan. Meski bukan penyumbang PAD terbesar, Tauhid mengingatkan revitalisasi tetap berpotensi meningkatkan pendapatan daerah melalui retribusi tanpa mengabaikan kaidah konservasi.

Revitalisasi Cagar Budaya bukanlah merupakan sektor penyumbang terbesar dalam pendapatan daerah, tetapi berpotensi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi dari pemanfaatan cagar budaya tersebut, tanpa mengabaikan kaidah konservasi dan aspek pelestarian secara menyeluruh,” ungkapnya.

Follow halmahera24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: halmaheranesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks