TIDORE — Sebanyak 21 tim dari berbagai daerah di Maluku Utara akan bertarung memperebutkan gelar juara di Barumadoe Open Tournament Ke-I Tahun 2026. Kejuaraan yang digelar di Lapangan Sepak Bola Bramovic, Desa Balbar, Kota Tidore Kepulauan, ini resmi dimulai Sabtu (29/8) dan akan berlangsung hingga 30 September 2026.
Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, yang membuka langsung turnamen, mengingatkan bahwa sepak bola modern memiliki kompleksitas yang jauh berbeda dari sekadar adu kekuatan fisik dan kecepatan. Menurutnya, aspek kecerdasan, strategi, dan kemampuan membaca situasi menjadi kunci utama di lapangan.
Strategi Ala Permainan Domino untuk Raih Kemenangan
Muhammad Sinen mengibaratkan strategi dalam sepak bola seperti permainan domino. Ia menilai butuh ketelitian dalam menghitung peluang dan membaca setiap langkah lawan agar bisa keluar sebagai pemenang.
“Para pemain harus cermat menghitung peluang, membaca langkah lawan, menjaga ritme, serta tidak terburu-buru mengambil keputusan. Ego pribadi harus ditekan demi sinkronisasi tim,” ujar Muhammad Sinen dalam sambutannya, Sabtu (29/8).
Ia pun meminta seluruh pemain untuk menjunjung tinggi sportivitas, menghormati keputusan wasit, dan berupaya menampilkan permainan yang matang serta menghibur penonton. Turnamen ini diharapkan menjadi ajang pembinaan bakat muda yang positif.
Di Sela Pembukaan, Wali Kota Ingatkan Bahaya Karhutla
Memanfaatkan momen keramaian acara, Muhammad Sinen juga menyampaikan imbauan terkait meningkatnya risiko kebakaran lahan dan hutan di tengah musim kemarau yang disertai angin kencang. Warga diminta untuk tidak membakar lahan maupun sampah secara sembarangan.
“Seperti menata batu domino yang membutuhkan ketelitian agar tidak salah langkah, kita wajib menyaring setiap informasi yang masuk, tabayyun, dan mengedepankan akal sehat sebelum bereaksi,” katanya.
Ia mengajak masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun berita hoaks yang beredar. Kewaspadaan dan kehati-hatian dinilai penting menjaga kondusivitas wilayah.
Wadah Pembentukan Generasi yang Kuat dan Solid
Muhammad Sinen mengapresiasi inisiatif generasi muda yang menggagas turnamen perdana ini. Menurutnya, kegiatan olahraga merupakan ruang positif untuk membentuk generasi yang kuat secara jasmani dan rohani, sekaligus menanamkan semangat kerja sama.
Sementara itu, Ketua Panitia Barumadoe Open Tournament Ke-I, Hanisa Hasan, menyampaikan bahwa turnamen ini mengusung tema “Bersatu dalam Kompetisi, Ukir Prestasi, Pererat Persaudaraan.” Pihaknya berharap kegiatan ini menjadi wadah penyaluran minat dan bakat generasi muda.
“Kegiatan ini untuk menumbuhkan sportivitas, solidaritas, dan hubungan harmonis antara peserta, masyarakat, panitia, serta pihak sponsor,” jelas Hanisa.