MALUKU UTARA — Program Sahabat Balita dari Universitas Jember (Unej) kembali menyapa warga Desa Sukorambi, Kabupaten Jember. Dua agenda utama digelar: Kelas Parenting pada 23 Juli 2026 dan Kelas Konseling Keluarga pada 24 Juli 2026, bertempat di Balai Desa Sukorambi.
Kegiatan ini menyasar para orang tua dan pengasuh balita. Tujuannya jelas: meningkatkan kemampuan keluarga dalam mencegah stunting sejak dini.
Mengenali Stunting Lebih dari Sekadar Tinggi Badan
Materi pembuka disampaikan Prof. Ns. Tantut Susanto, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.Kom., Ph.D. Orang tua diajak memahami bahwa stunting bukan hanya soal postur tubuh anak yang pendek.
Kondisi ini berkaitan erat dengan pemenuhan gizi, riwayat penyakit infeksi, pola pengasuhan, hingga kebersihan lingkungan. Peserta juga belajar mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pertumbuhan dan perkembangan balita.
Dengan pemahaman ini, keluarga diharapkan lebih peka terhadap kebutuhan kesehatan anak sejak dini.
Belajar Sambil Bermain Ular Tangga Stunting
Suasana kelas berubah ceria saat Ns. Eka Afdi Septiyono, S.Kep., M.Kep. memandu permainan ular tangga stunting. Metode ini dirancang agar materi yang baru disampaikan lebih mudah diingat.
Peserta menjawab pertanyaan dan mengenali berbagai situasi nyata seputar pencegahan stunting. Cara ini terbukti ampuh membangun suasana belajar interaktif tanpa rasa canggung.
Pola Asuh Balita yang Sesuai Tahap Tumbuh Kembang
Hari kedua diisi sesi konseling keluarga bersama Senny Weyara Dienda Saputri, S.Psi., M.A. Fokus pembahasan adalah pola asuh balita yang tepat dan sesuai kebutuhan anak.
Keluarga tidak hanya belajar soal pemenuhan kebutuhan fisik. Lebih dari itu, orang tua diajak membangun komunikasi efektif, memberikan perhatian penuh, menciptakan lingkungan pengasuhan yang aman, serta memberikan stimulasi sesuai tahap perkembangan balita.
Lewat pendekatan konseling, orang tua leluasa bercerita tentang tantangan pengasuhan yang mereka hadapi. Solusi kemudian dicari bersama, disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masing-masing keluarga.
Dukungan Nyata untuk Keluarga Balita
Program Sahabat Balita juga menyalurkan bantuan sembako kepada keluarga sasaran. Bantuan ini menjadi bentuk dukungan pemenuhan kebutuhan pangan sekaligus memperkuat pendekatan pemberdayaan keluarga secara menyeluruh.
Rangkaian kegiatan ini menegaskan komitmen Unej dalam memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan utama tumbuh kembang anak. Edukasi, permainan, konseling, dan dukungan sosial diharapkan mampu menekan angka stunting di Desa Sukorambi.
Kolaborasi antara tim pengabdian masyarakat dan warga setempat menjadi kunci mewujudkan lingkungan keluarga yang lebih sehat dan mendukung pertumbuhan balita secara optimal.