Pencarian

Tim Pengmas Poltekkes Ternate Deteksi Kecemasan Ibu Hamil Primigravida di Puskesmas Gambesi, Peserta Dapat Pendampingan Dua Bulan

Kamis, 20 Agustus 2026 • 22:10:31 WIB
Tim Pengmas Poltekkes Ternate Deteksi Kecemasan Ibu Hamil Primigravida di Puskesmas Gambesi, Peserta Dapat Pendampingan Dua Bulan
Tim Pengmas Poltekkes Ternate melakukan skrining kecemasan pada ibu hamil primigravida di Puskesmas Gambesi.

TERNATE — Kecemasan pada ibu hamil sering kali luput dari pemeriksaan standar, padahal dampaknya bisa mengancam keselamatan ibu dan janin. Menjawab persoalan itu, Tim Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Ternate menghadirkan program deteksi dini di Kelas Ibu Hamil Puskesmas Gambesi, Jumat (7/8/2026).

Program ini menyasar ibu primigravida, sebutan untuk perempuan yang baru pertama kali mengandung. Ketidaksiapan mental pada kelompok ini dinilai mampu mengubah momen kehamilan menjadi pengalaman traumatis.

Skrining DASS dan Pemeriksaan Fisik Menyertai Edukasi

Deteksi diawali dengan pengisian kuesioner Depression, Anxiety, Stress (DASS) untuk memetakan tingkat kecemasan peserta. Tim pengabdi kemudian memaparkan materi lewat Booklet Digital Deteksi Dini Kecemasan pada Ibu Hamil.

Booklet itu memuat informasi perubahan psikologis masa hamil, dampak yang mungkin timbul, hingga langkah penanganan mandiri. Pemeriksaan fisik seperti pengukuran tekanan darah dan kadar hemoglobin (Hb) juga dilakukan secara menyeluruh.

Pendampingan Intensif Dua Bulan untuk Peserta Terindikasi Cemas

Peserta yang terdeteksi mengalami kecemasan tidak dilepas begitu saja. Mereka mendapat pendampingan intensif selama dua bulan, dijadwalkan sebulan sekali dengan durasi 2×45 menit per pertemuan, dan ditutup evaluasi posttest.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Asmaryani Hasim, S.ST, M.Keb menegaskan intervensi dini sangat menentukan kondisi ibu hingga pasca persalinan.

“Kecemasan yang dialami ibu hamil sangat mempengaruhi kondisi fisik dan psikis selama kehamilan bahkan hingga pasca persalinan sehingga diperlukan intervensi yang tepat agar dapat diatasi sedini mungkin,” tegas Asmaryani.

Teknik Relaksasi Napas dan Afirmasi Positif Diajarkan ke Ibu Hamil

Para peserta dibekali keterampilan praktis untuk dipraktikkan mandiri di rumah. Teknik relaksasi napas dalam, afirmasi positif, dan visualisasi menjadi materi utama pendampingan.

“Edukasi kesehatan merupakan kombinasi pengalaman belajar yang direncanakan berdasarkan teori yang menyediakan kesempatan bagi individu, kelompok dan masyarakat untuk memperoleh informasi dan keterampilan yang dibutuhkan untuk membuat keputusan kesehatan yang berkualitas,” lanjut Asmaryani.

Antusiasme terlihat sepanjang kegiatan. Para ibu hamil aktif berdiskusi dan berbagi beban emosional. Setelah membaca booklet digital dan mendengarkan paparan tim, banyak peserta mengaku merasa lebih tenang dan berdaya.

Bidan Puskesmas Gambesi Diminta Integrasikan Metode ke Kelas Ibu Hamil Rutin

Inisiatif ini mendapat sambutan hangat dari bidan serta kader kesehatan Puskesmas Gambesi. Diharapkan, Bidan Penanggung Jawab Kelurahan dapat mengintegrasikan metode ini ke dalam Kelas Ibu Hamil rutin di wilayahnya.

Tim pelaksana terdiri dari Asmaryani Hasim, S.ST, M.Keb (Ketua/Dosen Jurusan Kebidanan), Rabiah Umanailo, S.ST, M.Keb (Anggota/Dosen), serta tiga mahasiswa: Nurul Inayah Aleman, Shania S. Domu, dan Ramlia Abas.

Melalui pendampingan ini, tim berharap dapat menekan tingkat kecemasan, mencegah komplikasi persalinan, serta membantu para ibu menyambut kehamilan sebagai anugerah dengan kesiapan fisik dan mental optimal.

Follow halmahera24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tandaseru.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks