Pencarian

BYD Atto 2 Terbaru Meluncur di China, Baterai 501 Km Harga Rp 190 Jutaan

Sabtu, 19 September 2026 • 14:50:31 WIB
BYD Atto 2 Terbaru Meluncur di China, Baterai 501 Km Harga Rp 190 Jutaan

MALUKU UTARA — BYD resmi meluncurkan Atto 2 terbaru di pasar China dengan harga mulai 74.800 yuan atau sekitar Rp 190 jutaan. SUV listrik kompak ini menawarkan jarak tempuh hingga 501 km berkat baterai Blade 51,13 kWh, naik signifikan dibanding model sebelumnya. Di China, model ini dikenal dengan nama Yuan UP Feichi Edition dan tersedia dalam lima varian.

Motor Listrik Diseragamkan 70 kW di Semua Varian

Lima varian Atto 2 terbaru seluruhnya mengusung motor listrik berdaya 70 kW atau setara 94 hp dengan torsi 180 Nm. Langkah ini berbeda dari Yuan UP sebelumnya yang masih menyediakan pilihan motor 130 kW di varian tertentu. BYD kini memilih menyeragamkan output tenaga di seluruh lini.

Baterainya memakai Blade Battery berbasis lithium iron phosphate (LFP) produksi FinDreams Battery, anak perusahaan BYD. Tiga pilihan kapasitas tersedia:

  • 32 kWh dengan jarak tempuh 301 km (CLTC)
  • 45,12 kWh dengan jarak tempuh 401 km (CLTC)
  • 51,13 kWh dengan jarak tempuh 501 km (CLTC)

Pengisian cepat DC dari 30% ke 80% diklaim memakan waktu sekitar 30 menit. Angka 501 km ini menjadi daya tarik utama di kelasnya, meski perlu dicatat standar CLTC umumnya lebih optimistis dibanding siklus pengujian Eropa maupun Indonesia.

Platform e-Platform 3.0 dan Dimensi Tidak Berubah

Dari sisi ukuran, Atto 2 terbaru masih mempertahankan dimensi model sebelumnya. Panjang 4.310 mm, lebar 1.830 mm, tinggi 1.675 mm, dan wheelbase 2.620 mm. Mobil ini dibangun di atas platform e-Platform 3.0 dengan teknologi Cell-to-Body yang mengintegrasikan baterai ke struktur bodi.

Suspensi depan memakai MacPherson strut, sementara belakang torsion beam. Kombinasi ini umum di segmen SUV listrik kompak dan mengutamakan efisiensi ruang kabin ketimbang kenyamanan suspensi independen.

Warna Baru dan Pelek Low-Drag untuk Varian Atas

BYD menambahkan dua pilihan warna anyar, yakni Energetic Yellow dan Oxygen Blue. Varian tertinggi mendapat pelek alloy 17 inci dengan desain low-drag yang dirancang mengurangi hambatan udara demi efisiensi baterai.

Tuas Transmisi Pindah ke Balik Setir

Perubahan paling terasa ada di kabin. Tuas transmisi kini dipindahkan ke batang di balik lingkar kemudi, membuat konsol tengah lebih lega untuk penyimpanan. Setir mengadopsi desain palang dua.

Fitur kenyamanan mencakup jok depan dengan pemanas dan ventilasi, panoramic glass roof dengan sunshade elektrik, ventilasi AC baris belakang, serta akses kunci via NFC smartphone.

Layar 12,8 Inci Bisa Diputar dan DiPilot C

Sistem hiburan memakai DiLink 100 dengan layar sentuh 12,8 inci yang dapat diputar antara orientasi portrait dan landscape. Panel instrumen digital berukuran 8,8 inci melengkapi dasbor. Sistem ini mendukung pengenalan suara empat zona, artinya perintah dari penumpang depan dan belakang dikenali secara terpisah.

Varian tertentu dibekali BYD DiPilot C, sistem bantuan mengemudi yang mendukung navigasi otomatis di jalan tol dan parkir otomatis. Fitur ini menempatkan Atto 2 bersaing dengan SUV listrik kompak lain yang mulai mengadopsi teknologi semi-otonom di level serupa.

Peluang Masuk Indonesia

BYD belum mengumumkan rencana pemasaran Atto 2 terbaru untuk pasar Indonesia. Namun melihat agresivitas BYD di Tanah Air sepanjang tahun ini, model ini berpotensi melengkapi lini SUV listrik mereka di bawah Atto 3. Jika masuk, harga jualnya kemungkinan menyesuaikan kebijakan insentif kendaraan listrik yang berlaku.

Follow halmahera24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks