PULAU TALIABU — Kepala Dinas Pertanian Pulau Taliabu, Atma, menyatakan bantuan pupuk dari kementerian akan disalurkan ke seluruh kecamatan di kabupaten tersebut. Jatah per kelompok tani kurang lebih 6 ton, dengan sasaran 26 desa di Pulau Taliabu.
Pendistribusian tahap awal ditargetkan menyasar wilayah Selatan Pulau Taliabu. Pemkab Pulau Taliabu melakukan pengawalan agar pembagian pupuk tepat sasaran.
Pupuk Diantar Langsung ke Kelompok Tani
Atma menegaskan kelompok tani tidak perlu lagi mengambil pupuk ke kantor kabupaten maupun kecamatan. Petugas yang mengantar langsung ke lokasi kelompok.
"Kami distribusikan pupuk ini langsung ke kelompok tani. Jadi, mereka tidak lagi datang ke Kabupaten dan Kecamatan. Kelompok tani wajib berada ditempat guna pendistribusian pupuk organik ini tepat pada sasaran. Pendistribusian ini juga akan disaksikan oleh Kepala dan Aparat Desa," kata Atma kepada cermat, Jumat, 9 Oktober 2026.
Penyediaan pupuk organik ini disalurkan melalui PT VIKTORI GROUP. Sumber dananya berasal dari Dana Dekonsentrasi yang dibiayai APBN 2026.
Pemkab Usulkan Tambahan Kelompok Tani untuk 2027
Pemkab Pulau Taliabu telah mengusulkan penambahan kelompok tani pada 2027. Usulan itu menyasar luasan 2.000 hektare lahan perkebunan kelapa, naik dari 1.040 hektare pada tahun ini.
Selain kelapa, bantuan pupuk organik untuk tanaman kakao juga disiapkan. Jumlahnya disebut mencapai ratusan ton dan diperkirakan tiba dalam waktu dekat di Pulau Taliabu.
"Informasi yang kami terima, dalam waktu dekat, bantuan pupuk jenis kakao akan segera tiba di Pulau Taliabu. Dan untuk penanamannya, menunggu usai musim kemarau. Soal banyaknya batuan pupuk untuk kakao tersebut, nanti kami mengecek kembali datanya," ujar Atma.
Penanaman kakao akan menunggu musim kemarau berakhir. Dinas Pertanian setempat masih mengecek data pasti jumlah pupuk kakao yang akan diterima.