Pencarian

Siswa SMA Negeri 2 Ternate Lolos Final Nasional IROC 2026, Satu-satunya SMA di Antara 13 Tim Kategori Master

Selasa, 13 Oktober 2026 • 14:32:01 WIB
Siswa SMA Negeri 2 Ternate Lolos Final Nasional IROC 2026, Satu-satunya SMA di Antara 13 Tim Kategori Master
Tim robotik SMA Negeri 2 Ternate berfoto bersama usai memastikan diri lolos ke final nasional IROC 2026.

TERNATE — Keberhasilan tim robotik SMA Negeri 2 Ternate menembus final IROC 2026 diraih lewat jalur seleksi berlapis. Dari 5.160 peserta di babak penyisihan daring, tim Maluku Utara melaju ke semifinal bersama 62 tim, lalu memastikan satu tempat di final bersama 13 tim kategori Master.

Pembimbing Komunitas Robotik SMA Negeri 2 Ternate, Iriyani, menyebut capaian tersebut sebagai hasil kerja panjang para peserta didik. Ia juga menyoroti posisi sekolahnya di antara peserta final.

"Dari 5.160 peserta di babak penyisihan, kami masuk semifinal secara daring dengan 62 tim. Sekarang kami sudah masuk tahap final yang akan diikuti 13 tim," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (13/10/2026).

Satu-satunya SMA di Final Kategori Master

Dari 13 tim yang bertanding di kategori Master, SMA Negeri 2 Maluku Utara menjadi satu-satunya sekolah berstatus SMA. Peserta lainnya berasal dari sekolah menengah kejuruan (SMK).

Kategori Master mempertemukan tim dari sejumlah provinsi, termasuk DKI Jakarta, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Banten, Nusa Tenggara Barat, dan Maluku Utara.

IROC 2026 membagi peserta berdasarkan jenjang pendidikan. Siswa sekolah dasar berlaga di kategori Explorer, jenjang SMP di kategori Innovator, sedangkan jenjang SMA masuk kategori Master.

Tema Synapse City dan Tantangan Lingkungan

Pada kompetisi tahun ini, peserta ditantang mengembangkan proyek robotik bertema Synapse City. Proyek tersebut menuntut peserta merancang solusi teknologi berbasis metaverse dan kecerdasan buatan untuk menjawab persoalan lingkungan seperti pencemaran udara dan pencemaran tanah.

Tim SMA Negeri 2 Ternate mengirimkan tiga peserta didik, yakni Kirana Larasati, A. Mas'ud, Queen, Zulfa Marhani Bin Tahir, dan Najmi Mumainnah. Sebanyak tiga siswa di antaranya berhasil melaju ke tingkat nasional.

Pelatihan 12 Hari di Jakarta Sebelum Final

Menghadapi final 31 Oktober 2026, pihak sekolah berencana memberangkatkan tim ke Jakarta untuk pelatihan intensif selama kurang lebih 12 hari. Pelatihan itu diarahkan meningkatkan kemampuan teknis, kreativitas, dan kesiapan peserta.

"Melalui pelatihan intensif ini, kami berharap anak-anak lebih siap menghadapi babak final nanti," kata Iriyani.

Target Medali Emas dan Tiket ke Hanoi

Target utama tim adalah meraih medali emas sekaligus membawa nama Maluku Utara di tingkat nasional. Iriyani berharap ketiga peserta didiknya tampil maksimal dan menyelesaikan seluruh tantangan yang diberikan.

"Harapannya pasti ingin menang. Insyaallah tahun ini kami bisa kembali membawa nama baik Maluku Utara ke tingkat nasional, bahkan membawa pulang medali emas," ungkapnya.

Hasil di final nasional juga menentukan peluang tim melangkah ke tingkat internasional. Jika memenuhi persyaratan dan mencapai target hasil, tim diharapkan mewakili Indonesia pada kompetisi IROC 2026 di Hanoi, Vietnam.

Follow halmahera24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jurnalone.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks