TERNATE — Insiden yang sempat dikabarkan sebagai kecelakaan lalu lintas di kawasan Pasar Gamalama, Kota Ternate Tengah, Maluku Utara, ternyata bukan kecelakaan seperti yang beredar. R, perempuan yang diboncengi korban berinisial A, menegaskan bahwa keduanya tidak terjatuh dari sepeda motor saat melintas di depan lokasi pasar buah. Ia menyampaikan klarifikasi itu pada Sabtu (17/10/2026), sehari setelah kejadian berlangsung.
Kabar sebelumnya menyebut dua perempuan berboncengan tiba-tiba terjatuh dari sepeda motor. Pada saat bersamaan, sebuah truk yang hendak melintas terpaksa mengerem mendadak agar tidak melindas keduanya. Versi itu beredar cepat di lingkungan pasar sebelum akhirnya diluruskan oleh pihak yang terlibat langsung.
Kronologi Versi Korban: Pusing Mendadak, Bukan Terjatuh
R menuturkan, ia dan A tengah menuju pasar untuk membeli buah. Saat singgah di lokasi, A mendadak mengeluh pusing lalu kehilangan kesadaran. Menurut R, A tidak sadarkan diri sekitar 30 menit sebelum akhirnya siuman.
"Kami ke pasar, lalu singgah untuk beli buah. Tiba-tiba A ini kepalanya pusing dan tidak sadarkan diri," ungkap R.
Kondisi A yang pingsan tiba-tiba membuat warga sekitar berkerumun. R menyebut A baru sadar setelah digosok menggunakan minyak kayu putih, meski kepalanya masih terasa pusing.
"Setelah digosok pakai minyak kayu putih, dia sadar. Tapi kepalanya masih pusing, jadi saya minta tolong tukang ojek carikan mobil untuk bawa dia ke rumah saya," terangnya.
Korban Minta Dipulangkan ke Rumah, Tidak Dibawa ke Rumah Sakit
A memilih tidak menjalani pemeriksaan medis usai insiden. R menyebut rekannya meminta diantarkan ke rumahnya di Tarau karena selama ini tinggal seorang diri di indekos.
"Dia minta mau pulang ke rumah saja, jadi tidak dibawa ke rumah sakit," tandasnya.
Klarifikasi R meluruskan dugaan awal bahwa keduanya menjadi korban kecelakaan lalu lintas di depan pasar buah. Hingga keterangan itu disampaikan, tidak ada laporan resmi soal korban luka akibat tertabrak maupun terlindas truk di lokasi kejadian.