Pencarian

Pemkab Pulau Taliabu Turunkan Status Karhutla ke Transisi Pemulihan, Kerugian Warga Mulai Dihitung

Jumat, 16 Oktober 2026 • 12:01:02 WIB
Pemkab Pulau Taliabu Turunkan Status Karhutla ke Transisi Pemulihan, Kerugian Warga Mulai Dihitung
Bupati Pulau Taliabu Sashabila Mus menyatakan status karhutla diturunkan menjadi transisi pemulihan.

TALIABU — Bupati Pulau Taliabu Sashabila Mus menyatakan perubahan status dilakukan berdasarkan perkembangan situasi di lapangan. Meski sebagian besar titik api telah dikendalikan, pemerintah daerah tetap mewaspadai kemungkinan kebakaran susulan.

Pemantauan di sejumlah lokasi masih berjalan, terutama pada titik-titik yang berpotensi menyisakan bara api. Langkah itu dinilai penting untuk mencegah kebakaran kembali meluas.

Mengapa Status Diturunkan Sekarang

Sekretaris Daerah Kabupaten Pulau Taliabu, Yosar Kardiat, menjelaskan bahwa penetapan status transisi darurat menjadi tahapan penghubung antara penanganan darurat dan pemulihan menyeluruh. Menurutnya, ancaman utama karhutla di lapangan sudah terkendali.

"Perubahan status dilakukan karena ancaman utama karhutla di lapangan dinilai telah terkendali, meski sisa risiko dan dampak bencana masih perlu ditangani secara terencana dengan tetap menjaga kesiapsiagaan," jelas Yosar.

Ia menegaskan peralihan status tidak berarti penanganan karhutla dihentikan. Koordinasi antarpihak, kesiapsiagaan petugas, dan pelayanan publik tetap berjalan selama masa transisi.

Warga Perkebunan Jadi Prioritas Pendataan

Seiring membaiknya situasi, Pemkab Pulau Taliabu mulai mengarahkan perhatian pada pendataan dampak bencana dan penghitungan kerugian. Warga yang menggantungkan penghidupan pada sektor perkebunan menjadi kelompok yang paling terdampak.

Sashabila menyebut rencana pemulihan akan diupayakan melalui penganggaran pada Tahun Anggaran 2027 hingga 2028. Besarannya akan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah.

"Setidaknya, pemerintah daerah wajib memiliki perhitungan atas kemampuan dan ketidakmampuan yang dapat kita pertanggungjawabkan kepada masyarakat," tandasnya.

Dua Prioritas Selama Tujuh Hari Transisi

Selama masa transisi 16–22 Oktober 2026, Pemkab Pulau Taliabu menghadapi dua pekerjaan utama. Pertama, memastikan tidak ada kebakaran susulan di titik-titik yang sebelumnya terbakar.

Kedua, menyiapkan langkah pemulihan bagi masyarakat terdampak agar perencanaannya bisa dipertanggungjawabkan ke publik. Keberhasilan tahap ini bergantung pada konsistensi pengawasan lapangan dan kejelasan rencana pemulihan.

Yosar memastikan kesiapsiagaan petugas tetap terjaga selama status transisi berlaku. Pemerintah daerah juga meminta seluruh perangkat tetap melayani masyarakat seperti biasa.

Follow halmahera24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: dutametro.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks