MOROTAI — Rencana pengaspalan hotmix ruas jalan dari Lanud Leo Wattimena menuju Samsat Morotai menjadi salah satu agenda utama pertemuan Bupati Rusli Sibua dengan Plt Kepala BPJN Maluku Utara Abdul Hamid Payapo. Peningkatan jalan juga direncanakan pada jalur dari kawasan Tugu Pancasila, melewati pertokoan Gotalamo hingga Tugu Bintang. Kedua ruas dinilai penting untuk memperkuat konektivitas antarwilayah di Pulau Morotai.
Pertemuan di Pendopo Pemerintah Pulau Morotai itu dihadiri tim BPJN Maluku Utara bersama sejumlah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Dari Pemkab Pulau Morotai hadir Sekretaris Daerah Muhammad Umar Ali dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) M. Ramlan Drakel.
Jalan Lingkar Morotai Hampir Rampung, Delapan Jembatan Diminta Dipercepat
Selain membahas rencana pengaspalan, pertemuan menyinggung progres pekerjaan peningkatan Jalan Lingkar Morotai yang saat ini hampir rampung. Penyelesaian proyek tersebut diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat, membuka akses ekonomi, serta mendukung pemerataan pembangunan.
Ramlan menyatakan pemerintah daerah juga mendorong percepatan penyelesaian pembangunan delapan jembatan di jalur lingkar Pulau Morotai. Keberadaan jembatan itu dinilai penting untuk menunjang konektivitas antarwilayah, memperlancar transportasi masyarakat, serta membuka akses kawasan pesisir.
Jalan 4,3 Kilometer ke KTM Morodadi Masuk Program Inpres Jalan Daerah 2026
Pada 2026, BPJN Maluku Utara melaksanakan pembangunan jalan menuju kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) di Desa Morodadi sepanjang sekitar 4,3 kilometer. Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah Tahun 2026.
Abdul Hamid mengatakan pihaknya tidak hanya berfokus menyelesaikan pekerjaan yang sedang berjalan. BPJN juga memproses sejumlah usulan penanganan dan perbaikan badan jalan di Kabupaten Pulau Morotai untuk tahun anggaran 2027.
"Selain menuntaskan pekerjaan yang sedang berjalan, kami juga sedang memproses sejumlah usulan penanganan dan perbaikan badan jalan di wilayah Morotai untuk 2027 mendatang, sesuai dengan kewenangan pemerintah pusat," ujar Abdul Hamid.
Pemkab Usulkan Jalan Kabupaten dan Provinsi Naik Status Jadi Jalan Nasional
Pemerintah daerah telah mengusulkan sejumlah ruas jalan berstatus jalan kabupaten maupun jalan provinsi agar dapat ditingkatkan statusnya menjadi jalan nasional. Menurut Ramlan, usulan itu merupakan langkah Pemkab untuk mendapatkan dukungan lebih luas dari pemerintah pusat dalam mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan di Morotai.
Berbagai usulan yang dibahas bersama BPJN Maluku Utara diharapkan dapat ditindaklanjuti dan direalisasikan secara bertahap pada 2027. Melalui koordinasi tersebut, Pemkab Pulau Morotai berharap pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan semakin terarah sehingga mampu memperkuat konektivitas, membuka akses wilayah, serta menunjang pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik bagi masyarakat Morotai.