PULAU MOROTAI — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Pulau Morotai menggelar Pra Morofest 2026 sebagai bagian dari upaya menyukseskan agenda pariwisata daerah melalui kolaborasi organisasi kepemudaan, masyarakat, dan pemerintah setempat. Panggung hiburan rakyat itu dikoordinasikan Event Organizer Morotai Project, dengan Alan Darmawan dan One Step Band sebagai penampil utama.
Antusiasme warga yang memadati lokasi kegiatan menunjukkan besarnya dukungan terhadap agenda pariwisata Pulau Morotai. Keterlibatan anggota Pramuka dalam acara tersebut menjadi wujud partisipasi generasi muda mempromosikan potensi wisata dan melestarikan budaya lokal.
Wabup Rio Christian Pawane Sebut Pra Morofest Momentum Perkuat Persatuan
Kegiatan itu dihadiri Wakil Bupati Pulau Morotai Rio Christian Pawane yang juga menjabat Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Pulau Morotai, serta Sekretaris Daerah Muhammad Umar Ali selaku Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Pulau Morotai.
Dalam sambutannya, Rio menekankan pentingnya kebersamaan dan partisipasi masyarakat untuk menyukseskan Morotai Festival 2026. Menurutnya, kegiatan yang melibatkan organisasi kepemudaan dan masyarakat dapat menjadi momentum memperkuat persatuan, mendorong kreativitas generasi muda, serta memperkenalkan potensi pariwisata dan kebudayaan Pulau Morotai kepada masyarakat luas.
Rio juga mengapresiasi Kwarcab Gerakan Pramuka Pulau Morotai yang telah menyelenggarakan perkemahan bakti, Lomba Mabicab Cup II, serta Pra Morofest 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah daerah.
"Dengan semangat kolaborasi dan partisipasi masyarakat, Morotai Festival 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi sarana promosi potensi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat," ujarnya.
Ketua Kwarcab: Pramuka Tidak Hanya Fokus Pembinaan Karakter
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Pulau Morotai Muhammad Umar Ali mengapresiasi partisipasi anggota Pramuka dalam mendukung pembangunan dan promosi daerah. Menurutnya, keterlibatan itu merupakan wujud nyata peran organisasi kepemudaan dalam menyukseskan kegiatan pemerintah, sekaligus mendorong semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pembangunan daerah.
Umar Ali menambahkan, partisipasi Pramuka dalam Pra Morofest 2026 menunjukkan organisasi kepanduan tidak hanya berfokus pada pembinaan karakter generasi muda, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam kegiatan sosial, budaya, dan promosi potensi daerah. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi anggota Pramuka memperkuat kerja sama, meningkatkan kepedulian sosial, serta menumbuhkan semangat berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Pulau Morotai.
Ia berharap kemeriahan Pra Morofest 2026 memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama melalui peningkatan aktivitas ekonomi selama rangkaian festival berlangsung.
"Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, Pra Morotai Festival 2026 diharapkan mampu menciptakan suasana kebersamaan yang aman dan tertib, sekaligus memperkuat dukungan terhadap pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Pulau Morotai," harapnya.
Target Promosi Wisata Bahari hingga Jejak Perang Dunia II
Morotai Festival 2026 diharapkan menjadi momentum memperkenalkan potensi wisata bahari, peninggalan sejarah Perang Dunia II, dan kekayaan budaya Pulau Morotai kepada khalayak yang lebih luas. Sinergi pemerintah daerah, Gerakan Pramuka, dan masyarakat dinilai membuka peluang bagi pelaku UMKM serta mendorong pertumbuhan ekonomi warga setempat.