TERNATE — Ketua PGRI Kota Ternate Rizal Marsaoly menyebut gerak jalan diikuti 129 regu, dengan rincian 74 regu dari zona utara dan 55 regu dari zona selatan. Peserta tingkat SMP dijadwalkan turun pada siang hari setelah sesi SD rampung.
Rangkaian peringatan HUT ke-81 PGRI tahun ini tidak berdiri sendiri. PGRI Ternate memadukan agenda sosial, edukasi, hingga hiburan dalam satu rangkaian, dengan gerak jalan sebagai kegiatan yang paling melibatkan siswa secara langsung.
Mengapa Gerak Jalan Kembali Digelar Setelah Lama Vakum
Rizal menjelaskan gerak jalan biasa sudah cukup lama tidak dilaksanakan di Ternate. Momentum HUT ke-81 PGRI dimanfaatkan untuk membangkitkan kembali kegiatan yang melibatkan siswa di luar jam belajar.
"Gerak jalan ini sudah cukup lama tidak dilaksanakan. Melalui momentum HUT ke-81 PGRI, kami ingin membangkitkan kembali semangat itu," ujar Rizal.
Menurutnya, gerak jalan bukan sekadar aktivitas olahraga. Kegiatan itu menjadi sarana bagi siswa untuk berpartisipasi, berinteraksi, serta mengembangkan potensi diri di luar kegiatan belajar di sekolah.
Dua Zona, Dua Titik Kumpul
Pembagian lokasi dilakukan agar peserta dari wilayah utara dan selatan tidak menumpuk di satu titik. Lapangan Ngaralamo menjadi pusat kegiatan zona utara, sementara zona selatan berkumpul di depan Pelabuhan Perikanan Ternate.
Rizal menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan wali murid yang mendukung serta mengikutsertakan anak-anak mereka. Dukungan itu dinilai menentukan kelancaran kegiatan yang melibatkan ratusan regu pelajar.
Bukan Sekadar Perayaan
Rangkaian HUT ke-81 PGRI di Ternate diarahkan menjadi momentum memperkuat eksistensi organisasi sekaligus membangkitkan semangat mewujudkan pendidikan berkualitas.
"Melalui rangkaian kegiatan ini, kami ingin menjaga eksistensi PGRI sekaligus membangkitkan semangat pendidikan berkualitas," kata Rizal.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan menjadi ruang evaluasi untuk meningkatkan kualitas program organisasi ke depan. Salah satu yang didorong adalah pengembangan kapasitas guru olahraga di setiap sekolah.
"Setiap kegiatan tentu ada yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan. Ini menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan kegiatan berikutnya semakin baik," tandasnya.