Hamdan Halil Resmi Jabat Ketua Karteker KNPI Halmahera Tengah

Penulis: Yasir  •  Rabu, 06 Mei 2026 | 13:37:01 WIB
Hamdan Halil resmi menjabat Ketua Karteker DPD KNPI Kabupaten Halmahera Tengah.

TERNATE — Langkah strategis diambil Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku Utara untuk membenahi struktur organisasi di tingkat kabupaten. Melalui SK Nomor: KEP. 18 /DPD-KNPI/MU/IV/2026, Hamdan Halil resmi menerima mandat sebagai Ketua Karteker DPD KNPI Kabupaten Halmahera Tengah.

Prosesi penyerahan dokumen mandat tersebut berlangsung di Hotel Batik, Kota Ternate, Selasa (5/5/2026). Sekretaris DPD KNPI Malut, Jufri M. Solaeman, hadir menyerahkan langsung SK tersebut mewakili Ketua DPD, Sukri Ali, dengan disaksikan jajaran pengurus provinsi.

Target Dua Bulan Rampungkan Konsolidasi Internal

Kepengurusan sementara ini mengemban tugas dengan batasan waktu yang cukup ketat. Berdasarkan mandat organisasi, masa tugas karteker hanya berlaku selama dua bulan, terhitung sejak 28 April hingga 30 Juni 2026. Fokus utamanya adalah memulihkan stabilitas internal dan merangkul kembali berbagai elemen pemuda di wilayah tersebut.

“Tugas utama Hamdan Halil adalah melakukan konsolidasi internal dan segera mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda). Fokus utamanya adalah merangkul seluruh Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang ada di Halmahera Tengah agar Musda nanti melahirkan kepengurusan definitif yang memiliki legitimasi kuat,” tegas Jufri M. Solaeman.

Ketua DPD KNPI Maluku Utara, Sukri Ali, dalam keterangan terpisah menekankan bahwa penunjukan ini merupakan mekanisme konstitusional yang tidak bisa ditunda. Ia menyebut KNPI sebagai laboratorium kader yang tidak boleh mengalami kevakuman kepemimpinan karena akan menghambat proses regenerasi pemuda di daerah.

Batalkan Seluruh SK Kepengurusan Sebelumnya

Penerbitan SK terbaru ini membawa konsekuensi hukum pada struktur kepengurusan lama. DPD KNPI Maluku Utara secara resmi menyatakan seluruh surat keputusan kepengurusan DPD KNPI Kabupaten Halmahera Tengah yang pernah dikeluarkan sebelumnya kini dicabut dan tidak berlaku lagi. Langkah ini diambil untuk menghindari dualisme dan memastikan gerak pemuda tetap satu komando.

Hamdan Halil menyatakan kesiapannya untuk segera turun ke lapangan dan menjalin komunikasi lintas sektor di Halmahera Tengah. Ia menyadari bahwa posisi strategis kabupaten tersebut sebagai pusat industri memerlukan wadah pemuda yang solid dan tidak terjebak dalam konflik internal.

“Saya berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh DPD Provinsi. Fokus utama saya saat ini adalah membenahi struktur internal dan memastikan pemuda di Halmahera Tengah tetap solid. Kami akan segera membangun komunikasi lintas sektor guna memastikan transisi kepemimpinan ini berjalan mulus demi kemajuan pemuda di Halmahera Tengah,” ungkap Hamdan.

Reorganisasi ini diharapkan mampu membawa energi baru bagi pemuda Halmahera Tengah untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan, terutama dalam merespons dinamika ekonomi dan pertumbuhan industri yang kini berkembang pesat di wilayah tersebut.

Reporter: Yasir
Back to top